News Room, Jum’at ( 19/12 ) Kamis (19/12) malam, ratusan orang yang tergabung dalam jama’ah pengajian “Jum’at Manis†Desa Banjar Barat Kecamatan Gapura, berduyun-duyun menuju asta (makam) Sawang Galung yang terletak di Desa Kebunagung. Mereka melakukan ziarah sekaligus istighosah bersama, di asta leluhur atau sesepuh mereka. Ketua Pengajian Jum’at Manis, H. A. Tirmidzi Mas’ud, S.Ag saat konformasi disela-sala acara pengajian mengatakan, pengajian ini memang digelar setiap malam Jum’at Manis dengan mengujungi asta para sesepuh dan tokoh agama, seperti pada saat ini. Walupun berbeda dengan pengajian-pengajian yang ada, namun menurut H. Tirmidzi, tujuan pengajian ini adalah sama, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta membudayakan ziarah kubur yang saat ini telah terkikis oleh perkembangan zaman. Sementara itu, Ketua PC-NU Kabupaten Sumenep KH. Drs. Abdulah Kholil, M.Ag yang turut hadir sebagai penceramah mengungkapkan, dirinya sangat apresiatif terhadap pengajian Jum’at manis. Sebab, di zaman seperti ini masih ada pengajian sekaligus melakukan ziarah. “Ada 3 hal agar doa dapat diijabah oleh Allah SWT. Pertama waktu, tempat, caranya,†tagasnya. Menurut Kiai Kholil, pengajian yang digagas oleh jama’ah pengajian Jum’at Manis ini sangat pas waktunya, kerena dilaksanakan pada malam Jum’at, yang merupakan waktu paling diijabah oleh Allah SWT. Pelaksanaannya pengajian berjama’ah di areal asta, semata-mata adalah agar kita ingat bahwa manusia hidup nantinya juga akan mengalami kematian. (Gun, Adjie)