News Room, Kamis ( 05/03) Angka rumah tangga sasaran (RTS) penerima program Raskin tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya, jika tahun 2008 masyarakat penerima raskin sebanyak 128.787 RTS, namun pada tahun 2009 mencapai 147.624 RTS. Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, H. Ach Sadik, S.Sos menyatakan, meningkatnya RTS penerima raskin itu bertambah bukan berarti angka KK miskin juga bertambah. Pagu penerima raskin bertambah, karena Badan Pusat Statistik (BPS) dalam melakukan pendataan tidak hanya mengacu pada KK miskin saja, namun berdasarkan pada 3 kriteria, yakni KK sangat miskin, KK miskin dan KK yang mendekati miskin. H. Ach. Sadik menyatakan, akibat angka penerima raskin bertambah sebesar 18.837 RTS, juga ada penambahan pada jatah beras raskin, untuk penambahan alokasi jatah beras raskin tahun 2009 untuk setahun sebesar 3.390.660 kilogram atau sebulan mencapai 228.555 kilogram. Pendistribusian raskin bergantung dari kesiapan masing-masing Desa, apakah sudah membuat Daftar Penerima Manfaat (DPM) I. â€ÂKita masih menunggu kesiapan Desa terhadap data RTS dari BPS untuk dimusyawarahkan ditingkat Desa untuk menerbitkan daftar penerima manfaat (DPM) I. Tanpa ada DPM I, Desa tidak bisa menebus jatah raskinnya di Dolog, sebab DPM I ini yang menjadi acuan dasar Dolog menyalurkan OPK beras raskin ke setiap Desa,â€Âtegasnya. H. Ach. Sadik menambahkan, yang jelas pihaknya telah mewanti-wanti Kecamatan dan Desa memulai penebusan dan pendistribusian raskin pada bulan ini, sehingga tidak memberatkan Desa dalam melakukan penebusan dan menjaga kwalitas beras, sebab jika terlalu lama di Dolog akan mengurangi kwalitasnya. Sementara itu, Kecamatan tertinggi penerima raskin dalam satu bulannya, diantaranya Kecamatan Arjasa sebanyak 180.195 kilogram, Kecamatan Pragaan sebanyak 179.580 kilogram, Kecamatan Sapeken 179.205 kilogram, dan Kecamata Raas sebanyak 128.145 kilogram, sedangkan Kecamatan terendah, yakni Kecamatan Batuan sebanyak 16.470 kilogram, Kecamatan Masalembu 31.350 kilogram, Kecamatan Nong-gunong 41.505 kilogram, dan Kecamatan Dasuk sebanyak 50.985 kilogram. ( Yasik, Esha )