Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-11-2008
  • 564 Kali

Pendidikan Berbasis Karakter Perlu Diterapkan Di Sekolah

News Room, Jum’at ( 21/11 ) Di Negara manapun pendidikan merupakan prioritas utama yang harus terus dikembangkan. Sedangkan pendidikan sendiri sangat erat kaitannya dengan sumber daya manusia. Karena itu titik awal untuk membangun sumber daya manusia sangat diperlukan dalam pola membangun karakter. Hal tersebut diungkapkan Kepala SMPN I Sumenep, Drs.H. Nurul Hamzah, M.Pd ketika ditemui sejumlah wartawan di kontornya kemarin. Menurutnya, lebih tepatnya penerapan sistem pendidikan yang harus dilakukan saat ini, yakni pendidikan berbasis karakter (PBK). ”Ketika kita lihat pola pendidikan di negara maju seperti China, yang memang memiliki banyak kesamaan kultur dengan kita, ternyata sangat tertanam betul karakter di dunia pendidikan sehingga terlihat lebih maju. Dimana kecaggihan teknologi, seperti pembuatan sepeda motor sudah dilakukan home indusri,”ujar H. Nurul Hamzah. Sebenarnya, tegas H. Nurul Hamzah, dalam pelaksanaan otoritas KTSP memang sudah ada pada bagian pengembangan diri yang perlu dikembangkan dengan sedikit perubahan menjadi kultur sekolah, dimana harus ada pembiasaan yang diterapkan. Dan itu tidak hnya ditekankan kepada siswa saja, namun harus pula dimulai dan dilakukan oleh Kepala sekolah dan para guru di sekolah tersebut. Diakui Kasek yang baru melakukan kunjungannya ke China ini, jika SMPN I Sumenep yang mulai menuju Sekolah bertsandar Internasional (SBI) ini sebenarnya sudah mulai menerapkan PBK sebelum melakukan kunjungan ke China. Yakni dengan menekankan kebiasaan salam, santun, menyapa, dan kebiasaan karakter baik lainya. Misalnya ketika guru melihat ada sampah di depannya, diambil dan dibuang ketempat sampah.jadi tidak perlu lagi ada bacaan ”buanglah sampah pada tempatnya”. Kemudian pada kegiatan pembelajaran, guru meluangkan waktu 5 menit untuk bicara mengenai Iptag, penegtahuan karater, pada pelajaran agama, PPKN serta di kegaiatan ekstakulikuler, seperti Pramuka, MPR dan sebagainya. Meski secara krusial penerapannya belum dilakukan, namun pada semester genap nanti PBK akan diterapkan. Bahkan pada bulan januari nanti, menurut Nurul Hamza, ada rencana untuk mengundang Prof.Ibrahim Wafadhal, seorang guru besar Universitas Negeri malang (UNM) dan pakar managemen serta konsultan Dirjen Depdiknas, untuk menggelar seminar pendidikan tentang PBK. ( Ren, Esha )