Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-12-2005
  • 709 Kali

PENDERITA DEMAM BERDARAH MENINGKAT

Sumenep-Infokom News Room : Penderita Demam Berdarah Dangue (BDB), yang dirawat di Rumah Sakit Dr. H. Moh. Anwar Sumenep, bulan ini mengalami peningkatan dibandingkan bulan Nopember lalu. Demikian diungkapkan Direktur Rumah Sakit Dr. H. Moh. Anwar dr. H. Dzulkifli Mahmud, M.Siketika ditemui News Room diruang kerjanya. dr. H. Dzulkifli Mahmud, M.Si menuturkan, berdasarkan data yang ada, jumlah penderita DBD tersebut mencapai 16 pasien. Sedangkan penderita DBD pada bulan Nopember lalu sebanyak12 pasien. Kifli mengungkapkan, penderita DBD itu mayoritas dialami anak-anak, dengan usia maksimal 12 tahun, dan minimal 8 bulan. Disisi lain dr. Dzulkifli Mahmud juga menerangkan, pasien yang masuk di RSUD Sumenep ini, rata-rata sudah Stadium 3 dan 4. Menurutnya, stadium itu merupakan fase kritis, yang memerlukan penanganan yang serius. Sehingga, Pasien tersebut, sudah tergolong parah. Karena itu, Dr. Kifli meminta kepada masyarakat, apabila mendapati anaknya sakit panas, kemudian tiba-tiba dingin, untuk secepatnya dibawa ke rumah sakit. Karena, menurut dr. Kifli, hal itu dikhawatirkan gejala demam berdarah. dr. Kifli menjelaskan, gejala DBD ini, berbeda dengan gejala penyakit lainnya. Bahkan ia berharap kepada masyarakat, supaya menjaga lingkungan sekitar tempat tinggal agar tetap bersih. Karena, hal itu merupakan lokasi utama perkembang biakan nyamuk Aedes Aegypti. Direktur RSUD Sumenep ini juga menambahkan, sebenarnya pemberantasan nyamuk DBD itu, bukan hanya dengan Voking, tapi dengan memutus rantai penularannya, yakni dengan membersihkan penampungan air di sekitar rumah. Sesuai data yang diterima News Room, bahwa jumlah penderita DBD, terhitung Rabu (21/12), sudah berkurang menjadi 4 pasien. dr. H. Dzulkifli Mahmud, M.Si menyatakan, pasien itu berasal dari Desa Pabian 2 orang, Desa Kalianget timur 1 orang, dan 1 pasien berasal dari Desa Lenteng. Selanjutnya Kifli juga mengaku bahagia, karena hingga saat ini pasien DBD tidak ada yang meninggal dunia, semua penderita yang dirawat bisa diatasi dengan baik. ( Nita,Im )