News Room, Selasa (02/12 ) Pelaksanaan proyek pertanian melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2008, yang di kucurkan dari pusat melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, dana yang terserap masih terealisasi sekitar 33% dari total anggaran sekitar Rp. 1,5 milyar lebih. Sedangkan pelaksanaan fisiknya sudah selesai sekitar 80%. Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, Ir. H. Satam, M.Si ketika ditemui News Room dikantornya, selasa (02/12). Dijelaskan, pelaksanaan Proyek DAK pertanian di Sumenep meliputi tiga paket, yakni untuk ruang penyuluhan di Dinas Pertanian dan Pertamanan Kabupaten Sumenep, Green Hous di Kecamatan Gapura dan pagar keliling gudang bibit palawija di Kecamatan Manding. Disamping itu menurut Satam, juga dilaksanakan proyek jaringan irigasi di Desa Parsanga Kecamatan Kota, Desa Gunggung Kecamatan Batuan, Desa Payudan Kecamatan Guluk-Guluk dan di Kecamtan Bluto. “Secara umum kegiatan fisik pelaksanaan proyek DAK pertanian di Sumenep ini sudah hampir rampung. Namun, ada beberapa yang pelaksanaannya masih menunggu kepala tukang, karena ada perubahan yang harus dilaksanakan sesuai RAB yang ada.†Tegas Satam. Untuk itu, pihaknya akan segera menindak lanjuti hasil rapat evaluasi yang dilaksanakan se Jawa Timur baru-baru ini. Sebab untuk mencairkan dana tahap II dan tahap III memerlukan persyaratan yang cukup sulit, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena itu diperlukan ketelitian, sebab tanggal 15 desember 2008 ini semua harus tuntas.( Ren, Adjie )