News Room, Rabu ( 13/03 ) Tema “Kebangkitan Pemuda, Kebangkitan Bangsa”, yang diusung dalam Pelantikan Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) Sumenep dan Orasi Kepemudaan memang sangat tepat untuk terus diusung dimasa sekarang ini. sebab, semangat kepemudaan masa kini berada diambang yang sangat mengkhawatirkan. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si pada Pelantikan Gemasaba dan Orasi Kepemudaan, di Aula Kesenian RRI Sumenep, Rabu (13/03). Menurutnya, kebangkitan sebuah bangsa karena peran pemudanya, sehingga tidak salah kiranya, jika Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno pernah berucap : “berikan aku sepuluh pemuda, maka akan ku goncangkan dunia”. “Para pemuda diharapkan mengambil prakarsa-prakarsa yang positif untuk melakukan terobosan-terobosan yang dapat memberikan konstribusi yang berarti sebagai upaya mengatasi berbagai masalah-masalah bangsa,”ujarnya. Dalam konteks pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sumenep ini, menurut Bupati terletak ditangan para pemuda. Sampai saat ini, jumlah penduduk usia produktif, yakni usia 20 hingga 39 tahun mencapai 347.349 orang dari total 1.114.876 jiwa atau mencapai 31,5 persen. Untuk menuju kemajuan tersebut, bukanlah ditentukan oleh kuantitas pemuda, tetapi oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pemuda. sampai saat ini, secara Nasional, pada tahun 2012, Indeks Daya Saing (GCI) Indonesia dengan negara-negara di dunia sangat rendah berada pada posisi ke 44 dari 135 negara. Sementara itu, Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sumenep tahun 2011 berada pada titik 66,32, dan berada pada peringkat ke 29 dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. meskipun berada di urutan teratas di kawasan Madura. Untuk itu Bupati berharap Gemasaba di Kabupaten Sumenep, harus menjadi sarana merekatkan kembali investasi semangat pemuda di masa lalu dan semangat perubahan di masa depan. Karena itu, masa depan bangsa bergantung kepada komitmen dan kualitas para pemudanya. Sementara Ketua Gemasaba Sumenep, Mahmudi mengaku, pihaknya akan berupaya memperjuangkan perubahan, khususnya di Kabupaten Sumenep. Karena itu, pihaknya akan merangkul semua pihak dalam melaksanakan berbagai kegiatan sesuai fisi dan misi Gemasaba untuk kebangsaan dan keislaman. Bahkan, pihaknya akan koordinasi dengan Pimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep serta organisasi kepemudaan lainnya di Sumenep, serta Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam melaksanakan program kerjanya kedepan. “Bahkan, kami tidak akan pernah lepas dari Ahlusunnah Waljamaah, sebagai pegangan kami,”tambahnya. ( Ren, Esha )