News Room, Sabtu ( 24/04 ) Seorang pemuda, Abd Syukur (24), warga Dusun Paneleh, Desa Gapura Tengah, Kecamatan Gapura, ditemukan terkapar tidak berdaya, disebuah ladang sekitar 200 meter dari rumahnya, pada Sabtu (24/04) pagi. Korban yang masih berstatus sebagai santri di Pondok Pesantren Kalabaan Guluk-guluk itu, ditemukan pertama kali oleh tetangganya yang hendak mengambil rumput. Saat itu, korban dalam kondisi parah dengan luka bacokan senjata tajam (sajam) pada lengan sebelah kanan hingga nyaris putus. Kapolsek Gapura, AKP Bagyo Supri Atmanto mengatakan, sebelum ditemukan tewas, korban pamit pada orang tuanya hendak mengambil rumput, yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya. “Namun, sekitar pukul 07.45 WIB, korban sudah ditemukan terkapar dengan tubuh penuh darah. Lalu, korban dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), tapi ditengah perjalanan korban menghembuskan nafas terakhirnya, karena kehabisan darah,â€Âkata Bagyo, pada wartawan dikantornya, Sabtu (24/04). Ia menjelaskan, untuk motif dari pembunuhan itu, masih belum diketahui. “Aparat Polsek Gapura masih melakukan penyelidikan dan telah memeriksa 4 orang saksi,â€Âujarnya menambahkan. Demi mengungkap pelaku tersebut, kata Bagyo, selain memeriksa saksi, pihaknya juga telah melakukan olah di tempat kejadian perkara (TKP). ( Nita, Esha )