News Room, Sabtu ( 28/05 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep menyambut baik penanaman padi dengan metode full organik yang dilakukan Kelompok Tani Himpunan Bukit Hijau Desa Gaddu Barat Kecamatan Ganding. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Moh. Saleh, M.Si ketika mewakili Bupati pada acara panen perdana padi dengan metode full organik di Desa Gaddu Barat Kecamatan Ganding, Sabtu (28/05) mengatakan, kegiatan panen padi dengan metode full organik sangat penting dan memiliki nilai positif, sebagai uji coba terhadap program peningkatan kualitas beras. Pihaknya berharap, semoga saja program yang dicanangkan Kelompok Tani Desa Gaddu Barat bisa menular pada kelompok tani yang lain, sebab hasil dan kualitas padinya sangat baik. ”Ini harapan dan semangat masyarakat petani yang perlu didukung dan diikuti oleh kelompok tani yang lain, karena inovasi dan kreatifitas kelompok tani tersebut dalam rangka menigkatkan produksi padi yang termasuk salah satu program pemerintah, mulai pusat hingga daerah. Apalagi, padi tersebut menggunakan pupuk non kimia yang tidak merusak kesuburan tanah, sehingga tanah pertanian bisa dimanfaatkan bertahun-tahun,”tegasnya. H. Moh. Saleh menyatakan, kelompok tani senantiasa meningkatkan keberhasilan demi kuliatas dan kuantitasnya dalam upaya pengembangan usaha tani. Bahkan, pihak terkait mempertajam metode pelatihan penyuluhan maupun pembinaan teknis terhadap kelompok tani, dengan harapan upaya pengembangan dan kemajuan hasil, serta produksi pertanian yang dilakukan mencapai daya guna dan hasil guna secara optimal. ”Saya harapkan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep lebih aktif menjemput bola, memberikan pendampingan yang intensif bagi kelompok-kelompok tani yang ada di Ganding dan Kabupaten Sumenep. Selian itu mengupayakan inovasi-inovasi pertanian yang tidak hanya dilakukan disatu tempat, namun bisa merata dibeberapa tempat, sesuai dengan potensi pertanian yang ada,”ungkapnya. Ditempat yang sama Wakil Ketua Himpunan Bukit Hijau, Basri mengungkapkan, penanaman padi dengan metode full organik, sebagai upaya untuk membangkitkan semangat masyarakat petani yang sudah mulai putus ada, sebab mereka selalu gagal panen. Penamanan padi dengan metode full organik yang dilakukan di Desa Gaddu Barat diareal lahan seluas 3 hektar. ”Semua penanaman padi tersebut menggunakan pupuk organik, tidak menggunakan pupuk kimia, sehingga tetap menjaga kesuburan tanah dimasa mendatang.”imbuhnya. ( Yasik, Esha )