Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-04-2019
  • 432 Kali

Pemkab Sumenep Peringati Lima Hari Besar Nasional Sekaligus

Media Center, Kamis ( 25/04 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar upacara peringatan lima hari besar nasional, yakni Hari Otonomi Daerah Ke-23, Hari Kartini, Hari Satlinmas ke-57, Hari Pemadam Kebakaran Ke-100, dan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional ke-3 tahun 2019.

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si bertindak sebagai Inspektur Upacara dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Achmad Fauzi, SH, Sekda, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si, jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, jajaran TNI dan Polri, serta ASN Pemkab setempat.

Bupati mengatakan, semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah harus memberikan kualitas pelayanan publik yang lebih baik, sehingga pemerintah daerah hendaknya beradaptasi dengan kepentingan masyarakat.

“Masyarakat semakin menyadari hak dan kewajibannya sebagai warga negara dalam mendapatkan pelayanan. Jadi, ASN diharapkan terus mengembangkan kreativitas dan inovasinya untuk mewujudkan kesejahteraan melalui peningkatan pelayanan, serta partisipasi aktif masyarakat,” tegas Bupati pada upacara di halaman Kantor Bupati Sumenep, Kamis (25/04/2019).

Ia menyatakan, pada peringatan Hari Kartini lebih menitikberatkan pada instrospeksi diri, terutama kaum perempuan, agar tidak sebatas mengutamakan keterampilan saja, melainkan menempatkan dirinya sebagai perempuan yang harus membina keluarga dan mendidik putra-putrinya.

“Harapannya tentu saja kelak melahirkan Kartini-Kartini masa depan yang mampu mengangkat harkat dan derajat kaumnya, serta membina keluarga dan membangun masyarakat, bangsa, dan negara,” jelas suami Nurfitriana ini.

Pada peringatan Hari Pemadam Kebakaran, Bupati mengajak masyarakat selalu waspada terhadap bencana kebakaran, karena kebakaran bisa terjadi kapan dan dimana saja. Untuk itu, masyarakat diminta melakukan tindakan-tindakan pencegahan, agar kebakaran sebisa mungkin tidak terjadi di lingkungannya.

“Di Kabupaten Sumenep, frekuensi kebakaran mencapai 20 kasus per-tahun, sejak tahun 2018 hingga bulan April 2019 mencapai 37 kejadian kebakaran. Karena itu, kita bersama-sama harus mampu mencegah terjadinya kebakaran,” tuturnya.

Bupati mengajak masyarakat melek informasi dan meningkatkan upaya pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, dan perencanaan untuk menghadapi ancaman bencana, mengingat penanganan bencana, bukan saja tanggung jawab pemerintah, melainkan butuh kerja sama yang baik semua pihak.

“Kita tahu seiring perjalanan waktu, diperkirakan bencana global cenderung meningkat yang dipengaruhi beberapa faktor, seperti meningkatnya jumlah penduduk, urbanisasi, degradasi lingkungan, kemiskinan, dan pengaruh perubahan iklim dunia,” tandasnya.

Sedangkan pada peringatan Hari Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), Bupati menambahkan, peringatan itu tidak hanya dijadikan forum untuk mengenang masa lalu, namun sebagai sarana meneruskan semangat juang, dedikasi, dan pengabdian aparatur dalam melindungi masyarakat, serta kebulatan tekad untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Satlinmas memiliki peran strategis untuk melaksanakan penanganan bencana, ikut memelihara ketenteraman, ketertiban masyarakat, keamanan dalam penyelenggaraan Pemilu, serta membantu upaya pertahanan negara,” pungkas Bupati dua periode ini. ( Yasik, Esha )