News Room, Kamis ( 22/12 ) Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si, menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumenep beserta seluruh kekuatan jajaran yang ada, termasuk lembaga pendidikan untuk memaksimalkan melakukan pencegahan terhadap peredaran minuman keras dan narkoba.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumenep pada pembukaan kegiatan Penyuluhan Pencegahan Peredaran Penggunaan Minuman Keras dan Narkoba Bagi Aparatur Pemerintah dan Siswa di Hotel Utami Sumenep, Kamis (22/12).
“Kita semua harus memaksimalkan pencegahan penggunaan minuman keras dan narkoba ini, karena jika tidak khawatir generasi muda akan dihabisi.” ungkapnya.
Karena itu tegas Bupati, semua pihak juga harus berpartisipasi aktif bagaimana menangkal dan mengurangi peredaran minuman keras dan narkoba. Tentunya dengan memaksimalkan pengawasan hingga di tingkat Kecamatan dan Desa. Serta yang paling dekat melakukan ketahanan dalam rumah tangga. Apalagi akhir-akhir ini marak pengunaan minuman keras dengan oplosan.
Untuk itu tegas Bupati, pihaknya sudah banyak melakukan upaya dini termasuk bersama anggota Forpimda lainnya, selalu turun dan setiap hari Senin melaksanakan Apel ke Sekolah-Sekolah. Diantaranya dengan melakukan sosialisasi agar generasi muda dari para pelajar ini tidak terjebak minuman keras dan narkoba.
“Kami juga akan melakukan tindakan sesuai aturan terhadap para PNS yang tersangkut narkoba, bahkan hingga pemecatan apabila terbukti dengan keputusan Pengadilan.” pungkasnya.
Sementara kegiatan yang dilaksanakan Bakesbangpol Linmas Kabupaten Sumenep ini, diikuti ratusan PNS utusan sejumlah SPKD serta para pelajar di Kabupaten setempat. ( Ren, Fer )