Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-03-2006
  • 557 Kali

PEMKAB SUMENEP LAKUKAN PROGRAM REHABILATASI HUTAN

Sumenep-Infokom News Room : Untuk mengurangi areal luas lahan kritis dalam menanggulangi bencana alam, kerusakan pantai, dan kekeringan, Pemerintah Daerah bersama elemen masyarakat berusaha melakukan rehabilitasi hutan dan lahan. Demikian dijelaskan Bupati Suemenp, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM yang diwakili Asisten Keuangan dan Pembangunan Sekda Kabupaten Sumenep, Ir. H. Sungkono Sidik, S.Sos, MM pada acara Pelatihan Kader Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (Gerhan ), di Hotel Safari Jaya Sumenep, Selasa (14/04) Bupati menuturkan, sejak tahun 2004 lalu upaya mengurangi luas lahan kritis yang mencapai 10.980 Hektar, Pemerintah Daerah telah melakukan program rehabilitasi hutan dan lahan, seperti pembuatan hutan rakyat di 15 Kecamatan dan 23 Desa, hutan rakyat pengkayaan di 14 Kecamatan dan 15 Desa, pemleiharaan hutan rakyat gerhan tahun 2004 di 16 kecamatan dan 22 desa. Pembuatan hutan mangrove di 3 Kecamatan dan 6 Desa, pembuatan dam penahan di 5 Kecamatan dan 5 Desa serta pembuatan sumur resapan di 10 Kecamtan dan 10 Desa. Oleh karenanya Bupati menekankan, pelatihan ini akan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, dalam memperdayakan hutan dan lahan, agar berfungsi sebagaimana mestinya. Ditempat yang sama Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumenep, Ir. H. Hari Sudarmadji, MS mengakui, kegiatan ini mempunyai tujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani dalam Gerhan, selain itu untuk memberikan kesadaran tentang arti dan makna pembangunan kehutanan secara keseluruhan. Sedangkan bibit yang akan ditanam tahun ini, untuk bibit pohon Jati sebanyak 251.625 batang, bibit pohon Akasia 83.875 batang, mangrove sebanyak 720.000 batang. ( Yasik, Esha )