Media Center, Selasa ( 22/01 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Temu Sambut Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sumenep di Pendopo Agung Keraton setempat, Selasa (22/01/2019).
Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si menyampaikan, kondisi geografis Kabupaten Sumenep yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan yakni luas daratan 2000 kilometer persegi dan luas lautannya 5000 kilometer persegi dengan jumlah pulau sebanyak 126 pulau.
Sementara jumlah penduduk Kabupaten Sumenep yang menyebar di 332 desa dan 4 kelurahan jumlahnya sebanyak 1 juta 135 lebih.
“Masyarakat itu tersebar di 332 desa dan 4 kelurahan yang berada di 27 kecamatan se-Kabupaten Sumenep, sementara dari 27 kecamatan di antaranya 9 kecamatan berada di wilayah kepulauan.” tegasnya
Dia menyatakan, Kabupaten Sumenep yang terdri dari daratan dan kepulauan tentu mempunyai keuntungan dan kendala tersendiri terutama di daerah kepulauan termasuk masalah hukum yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.
“Secara geografis yang begitu luas ada kesulitan tersendiri dalam penegakan hukum di wilayah kepulauan seperti akhir-akhir ini makin maraknya peredaran narkoba dengan banyaknya pelaku tertangkap aparat penegak hukum, sebab masuknya lebih mudah melalui jalur laut.” tandas Bupati dua periode ini.
Bupati mengungkapkan, pihaknya untuk mengetahui perkembangan pembangunan khususnya di kecamatan kepulauan, telah memprogramkan safari kepulauan setiap tahun yang melibatkan semua pihak baik jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep dan anggota Forkopimda.
“Dengan safari kepulauan itu, kami melakukan serap aspirasi dari masyarakat sebagai masukan untuk program pembangunan di masa mendatang.” imbuh suami Nurfitriana ini.
Sementara Ketua Pengadilan Negeri Sumenep, Ahmad Bukhori, SH., MH., didampingi istri menyampaikan secara singkat riwayat pekerjaannya selama di Pengadilan Negeri (PN) yang mengawali karirnya dari PN Kabupaten Demak, Bulukumba Sulawesi Selatan, Lampung, Ambon, Kalimantan dan Purwodadi.
“Mudah-mudah kami bisa melaksanakan tugas dan kewajiban sebaik-baiknya di Kabupaten Sumenep, terutama memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan. Saya berharap kalau ada kesalahan dalam bertugas untuk tidak segan-segan menegor dan memberikan masukan.” jelasnya. ( Yasik, Fer )