Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 02-04-2011
  • 472 Kali

Pemkab Sumenep Dan SAI Gelar Lomba Ayam Serama

News Room, Sabtu ( 02/04 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Said Abdullah Institut, dan Serama Madura Club menggelar Lomba International Catwalk Serama Contest Work Shop for Exibition di Pendopo Agung Sumenep. Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si saat membuka lomba tersebut mengatakan, pihaknya menyambut baik dengan digelarnya Lomba Internasioal Serama di Kabupaten Sumenep. Alasannya, Pemerintah Daerah tidak menilai dari sisi lombanya saja, melaiankan dampak dari pelaksanaan kegiatannya. Melalui Lomba Internasional Serama tersebut, diharapkan tidak meriah pada pelaksanaan lombanya saja, namun yang terpenting dampak dari kegiatan lomba tersebut bisa merangsang geliat masyarakat untuk beternak Ayam Serama, sebagai upaya meningkatkan perekonomiannya, sebab ternyata harga ayam serama tidak kalah dengan harga ayam begisar, yang mencapai ratusan ribu, bahkan jutaan rupiah. ”Di Sumenep akhir-akhir ini, geliat peternak ayam begisar sudah mulai lesu, sehingga dengan adanya ayam serama tersebut bisa membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Meskipun bentuknya sangat kecil tapi harganya sangat mahal, juga tidak kalah dengan ayam begisar, ini yang harus diperhatikan oleh semua pihak untuk peningkatan ekonomi masyarakat kedepan,”tegasnya. Bupati menyatakan, Lomba Internasional Serama tersebut juga merupakan moment yang sangat membanggakan, sebab dengan hadirnya 2 orang pengadil dari Klantan Malaysia, tidak hanya memeriahkan perlombaannya saja, melainkan juga sudah mempertemukan 2 negara antara Indonesia dengan Malaysia. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Januwar Herwanto mengatakan, lomba kali ini merupakan terbesar dalam sejarah lomba ayam Serama di Indonesia, sebab pelaksanaannya juga menghadirkan 2 orang dari Kerajaan Klantan Malaysia sebagai pengadil dalam lomba tersebut. ”Kami sengaja mendatangkan pengadil dari Kerajaan Klantan Malayasia, yakni Sasbi Bin Yosof, dan Nik Ibrahim Bin Nik Daud, tidak hanya untuk menjadi pengadil dalam lomba tersebut, tapi juga untuk belajar bagaimana cara beternak Ayam Serama yang baik. Karena 2 pengadil tersebut sudah diungdang ke negara-negara lainnya untuk peternak Ayam Serama,”ungkapnya. Peserta sebanyak 50 kontestan diantaranya 5 peserta berasal dari negara Malaysia, dan sisanya dari Indonesia. ( Yasik, Esha )