Media Center, Selasa ( 12/12 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap melalui pemilihan pendidik berprestasi dan tenaga kependidikan berdedikasi, bisa meningkatkan motivasi pendidik dan tenaga kependidikan, guna berjuang bersama-sama membenahi dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep.
“Pemberian penghargaan yang dilakukan setiap tahun itu, sebagai bentuk apresiasi kepada pendidik dan tenaga kependidikan dalam menjalankan profesinya dengan baik, khususnya peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sumenep,”kata Bupati pada Pemilihan Pendidik Berprestasi dan Tenaga Kependidikan Berdedikasi Kabupaten Sumenep tahun 2017 di Hotel Utami Sumekar Sumenep, Selasa (12/12).
Ia menyatakan, momentum pemilihan itu juga untuk memberikan motivasi dan inspirasi kepada para pendidik dan tenaga kependidikan, supaya terus berinovasi, berkreasi, dan berprestasi. Karena, pendidik dan tenaga kependidikan merupakan tulang punggung kemajuan pendidikan untuk mencerdaskan masyaratkat di Sumenep.
“Jadi tenaga pendidik harus melakukan perubahan paradigma dalam sistem pendidikan, tidak hanya terjadinya pengalihan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga meliputi pengalihan nilai-nilai budaya dan norma-norma sosial,”imbuh Bupati.
Bupati mengungkapkan, pendidik dan tenaga kependidikan dalam proses pembelajaran harus mampu menciptakan suana yang nyaman, sehingga dengan suasana nyaman, akan lahir pemikiran dan inovasi di lembaga pendidikan.
“Pembelajaran di sekolah, baik kurikuler maupun ekstrakurikuler harus menyenangkan, sehingga anak didik nyaman beraktivitas dan lupa berkegiatan negatif, sekaligus membangun kultur sekolah sebagai media yang kondusif untuk membentuk karakter. Jadikanlah sekolah sebagai taman atau lahan subur tempat menyemai dan merawat nilai-nilai luhur,”pungkas Bupati 2 periode ini.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Moh. Shadik, M.Si menambahkan, untuk menentukan pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi tahun ini, ada beberapa tahapan, yakni test tulis dan kepribadian, dokumen porto folio, penilian kinerja, laporan hasil penelitian tindakan, persentasi hasil laporan tindakan, dan wawancara.
“Kegiatan ini diikuti unsur guru TK, SD, dan SMP Negeri dan Swasta utusan dari 27 Kecamatan se Kabupaten Sumenep, yakni guru daratan sebanyak 140 orang, dan unsur guru dari Kecamatan kepulauan sebanyak 60 orang peserta,”tuturnya. ( Yasik, Esha )