Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-12-2012
  • 431 Kali

Pemerintah Kabupaten Sumenep Gelar Tes Urine II Bagi Pejabat

News Room, Jumat ( 28/12 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep serius untuk membersihkan peredaran dan penggunaan narkoba, khususnya terhadap para pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, mulai Eselon II, III dan seterusnya. Bahkan, sebelumnya yang secara mendadak dilakukan tes urine terhadap para pejabat, mulai Bupati, Sekretaris Daerah, dan para pimpinan Satker, kali ini dilakukan terhadap pejabat dibawahnya, seperti para Camat, Sekretaris Kecamatan, Sekretaris Dinas, Kantor, Badan, dan para Kepala Bidang. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs, H. Moh. Saleh, M.Si kepada sejumlah wartawan mengaku, kegiatan tes urine yang dilaksanakan untuk kedua kalinya di ruang Arya Wiraraja Kantor Bupati Sumenep, Jumat (28/12) merupakan tindak lanjut dari kegiatan tes urine yang yang diaksanakan sebelumnya. “Kegiatan tes urine ini memang merupakan upaya Pemkab Sumenep dalam memberantas dan membasmi peredaran narkoba, dan diawali terhadap para pejabat di Sumenep,”ujarnya. Pihaknya berharap, dengan kegiatan seperti itu diharapkan dapat membuktikan para aparatur, khususnya pejabat di Sumenep bebas dan bersih dari narkoba. Bahkan, apabila nantinya ditemukan ada pejabat yang positif, akan diproses dan diberi sanksi sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010, dan lainnya. Sementara Kapolres Sumenep, AKBP Marjoko mengaku, kegiatan tersebut merupakan upaya positif dari Pemkab Sumenep untuk mewujudkan clean governance dan good governance. Karena itu, pihaknya sangat mendukung langkah Pemkab Sumenep dalam upaya memerangi penyalah gunaan narkoba di Sumenep. “Dengan kegiatan tes urine yang memang dilakukan secara terbuka dan mendadak tersebut tidak akan ada yang yang disembunyikan,”ujarnya. Sebab, hasilnya nanti langsung bisa diketahui hari itu juga, dan bisa ditunggu oleh masing-masing pejabat yang melakukan tes urine. Sebab, tim yang melakukan tes urine terdiri dari petugas dari Polda Jatim yang dibantu Unit Narkoba Polres Sumenep. “Yang jelas, nantinya ada tindak lanjut jika memang ditemukan ada yang positif, yang dimulai pembinaan kedalam, dan jika tidak bisa baru dilakukan tindakan lebih lanjut,”tambahnya. ( Ren, Esha )