News Room, Senin ( 10/03 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep akan mendapat bantuan teknis dan manajerial dari PUM (Program Uotstanding Manajer) Belanda. Bantuan PUM tersebut mengarah pada teknis dan manajerial, yang meliputi percepatan bidang industri, perdagangan, pariwisata, pengeloaan air, lingkungan, perhubungan, keuangan dan pertanian. Ditemui disela-sela audensi Bupati dengan Koordinator PUM Indonesia, Kepala Bapedda Kabupaten Sumenep, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si mengatakan, pemerintah daerah untuk tahap pertama program bantuan PUM, hanya memfokuskan pada 2 program kegiatan, yakni UKM (Usaha Kecil Menengah) dan penataan kota. PUM dalam menelorkan program UKM dan Penataan Kota tidak dalam bentuk materi (uang), namun hanya memberi bantuan tenaga ahli teknis dan manajerial, yang berasal dari orang-orang berpengalaman yang pernah berkerja di luar negeri. H. Soengkono Sidik menyatakan, Pemerintah Daerah menekankan pada program UKM tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi kerakyatan, sedangkan penataan kota. Alasan program tersebut cakupannya sangat luas, tidak hanya terfokus pada tata kota, melainkan juga pada penataan drainase dan air bersih. Ditempat yang sama Staf PUM Surabaya, Agung Irianto mengemukakan, pihaknya akan memberikan bantuan vonincer sesuai dengan permintaan pemerintah daerah, namun yang jelas jika ada permintaan selanjutnya akan menyalurkan bantuan kembali setelah mendapat pesetujuan. Agung Irianto menambahkan, pengiriman tenaga ahli teknik dan manajerial pada tahun ini, dengan catatan prosedurnya telah selesai. Sekedar diketahui, PUM merupakan Badan Independen yang dibentuk dan disponsori oleh pemrintah Belanda untuk melakukan bantuan tenaga ahli teknis dan menejemen. ( Yasik, Esha )