Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-01-2010
  • 478 Kali

Pemerintah Kabupaten Sumenep Akan Membantu Korban Bencana

News Room, Kamis ( 14/01 ) Akibat bencana alam terjangan angin puting beliung di sejumlah Kecamatan selama bulan Januari 2010, menyebabkan puluhan rumah warga masyarakat mengalami kerusakan. Data yang dihimpun Dinas Sosial Kabupaten Sumenep selama awal bulan hingga pertengahan bulan Januari ini, dampak bencana alam itu merusakkan sebanyak 15 rumah. Kepala Bidang Bantuan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Arief Santoso, SH mengatakan, pendataan 15 rumah yang rusak akibat bencana alam angin puting beliung tersebar di Kecamatan Saronggi tepatnya di Dusun Langsar Laok Desa Langsar 12 rumah rusak, diantaranya 11 rumah rusak ringan dan 1 rumah rusak total, dan Desa Tanamerah 1 unit rumah rusak total, di Kecamatan Ganding Dusun Gunggung Desa Gaddu Timur 1 rumah rusak berat, serta di Kecamatan Manding di Desa Lanjuk 1 rumah rusak total dan 1 ruang kelas sekolah rusak total. Setiap korban bencana alam dipastikan mendapat bantuan keuangan perbaikan rumah dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, untuk itu saat ini, pihaknya masih menunggu usulan dari Kepala Desa dan Camat untuk mengajukan permohonan bantuan kepada Bupati Sumenep. ”Besaran bantuan masing-maing korban bencana alam bergantung dari kerusakannya, dan untuk mengetahui kerusakan itu perlu dilakukan evaluasi lapangan oleh tim. Namun yang jelas besaran bantuan korban bencana alam untuk rumah yang rusak ringan sebesar Rp. 500.000,00, rumah rusak berat Rp. 750.000,00, dan rusak total antara sebesar Rp. 1 juta hingga Rp. 1.500.000,00,”tegsanya. Arief Santoso menyatakan, pihaknya tidak bisa memastikan waktu pencairan dana bantuan bagi korban bencana alam, hanya saja pihaknya berupaya pencairan dana bantuan itu secepat mungkin, agar bantuannya bisa meringankan beban masyarakat korban bencana alam. ”Meski nilai bantuan tidak sebanding dengan kerusakannya, namun kami berusaha pencairan dananya tidak lama, setelah mendapat proposal usulan dari Kepala Desa dan Camat, segera kami ajukan ke Bupati. Bantun ini hanya sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sumenep pada warga masyarakat yang tertimpa musibah,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )