News Room, Jumat ( 16/09 ) Pengawasan kesehatan bagi para Jama’ah Calon Haji (CJH) asal Kabupaten Sumenep, tetap akan dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep seperti tahun-tahun sebelumnya. Yakni, sebelum pemberangkatan hingga pada saat datang dari ibadah haji dari Tanah Suci Mekkah. Hal tersebut diakui Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Drs. Sukirman, M.Si. menurutnya pemeriksaan kesehatan bagi para JCH di Sumenep sudah dilaksanakan sejak Senin (12/09) lalu hingga Selasa (20/09) mendatang. “Bagi CJH untuk masuk ketanah Suci Makah, diwajibkan melakukan faksinasi “Miningitis”, di mana pengobatan ini syarat mutlak bagi JCH dan merupakan syarat dari Pemerintah Arab Saudi.”ujarnya. Dijelaskan, setiap JCH dilakukan vaksinasi Miningitis secara gratis, disamping pengobatan influenza bagi para JCH yang berkeinginan, dengan total harga setiap pasien sebesar Rp. 150.000,00, sedangkan pengobatan lainnya tergantung dari masing-masing pasien terkait dengan kebutuhan pasien sendiri. Karena itu, pihaknya berharap kepada para JCH untuk selalu melakukan kontrol kesehatannya kepada dokter, dan tidak menunggu ketika mengalami sakit, sehingga kesehatannya tetap terjaga dengan baik hingga saatnya untuk berangkat ke Tanah Suci Mekkah dengan tenang. Disamping itu tegas Kabid PKM ini, pihaknya juga mempersiapkan 2 dokter dan 4 perawat untuk mendampingi para JCH untuk berangkat ke Tanah Suci Mekkah. Dan itu memang sudah menjadi kebijakan untuk merawat JCH selama perjalanan dan selama berada di Mekkah. “Yang jelas, pemerintah tetap mempersiapkan tenaga medis bagi para JCH, jadi tidak perlu pengkhawatirkan kesehtannya selama mengikuti petunjuk dan ketentuan yang ada.”pungkasnya. ( Ren, Esha )