Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-09-2020
  • 579 Kali

Pemdes Aeng Panas Komitmen Bentuk Gugus Tugas Desa Layak Anak

Media Center, Selasa ( 22/09 ) Sebagai upaya memenuhi hak-hak anak, Pemerintahan Desa (Pemdes) Aeng Panas, Kecamatan Pragaan berkomitmen membentuk Tim Gugus Tugas Desa Layak Anak.

Untuk itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Sumenep menggelar Pendidikan Fasilitasi Pembentukan Tim Gugus Tugas Desa Layak Anak, di Balai Desa Aeng Panas, Senin (21/09/2020) kemarin

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP3AKB Kabupaten Sumenep, Sri Endah Purnamawati, SE, M.Si menerangkan, Desa Layak Anak adalah sistem pembangunan desa yang mencoba mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam bentuk kebijakan, program dan kegiatan untuk pemenuhan hak-hak anak.

“Kepentingan dan perlindungan terhadap anak menjadi salah satu pertimbangan dalam membangun desa layak anak. Untuk itu anak harus dilibatkan dalam perencanaan desa, karena hak mereka harus dipenuhi dan tidak boleh ada kekerasan pada anak,” terangnya.

Menurutnya, sistem dan strategi pemenuhan hak-hak anak yang direncanakan serta dilakukan desa nantinya harus holistik menyangkut semua hak-hak mereka.

“Di Kabupaten Sumenep sudah terbentuk Tim Gugus Tugas Desa Layak Anak sebanyak 40 Desa. Kini Desa Aeng Panas sasaran berikutnya,” ungkapnya.

Ditambahkan oleh Kepala Seksi Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AKB Kabupaten Sumenep, Bambang Iswahyudi, S.Sos dalam laporannya mengatakan, pembentukan Tim Gugus Tugas ini dimaksudkan agar nantinya anak di Kabupaten Sumenep tumbuh berkembang secara optimal.

“Tujuannya untuk memotivasi desa agar makin menghormati hak anak, hak hidup, hak tumbuh kembang, dan makin meningkatnya kepedulian dari semua pihak dalam upaya membangun desa dengan memperhatikan hak anak,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Pragaan, Darussalam, S.Sos. Kp. M.Si mengatakan, bahwa anak adalah generasi penerus perjuangan. Karenanya mereka harus berkualitas.

“Bangsa bisa maju kalau anak-anaknya tumbuh berkualitas. Karenanya kita perhatikan hak-hak mereka,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek), Komandan Rayon Militer (Danramil) Pragaan, serta diikuti sebanyak 20 peserta di antaranya, perangkat desa, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), kader Posyandu, perwakilan RT/RW Desa, unsur pemuda, dan perwakilan anak. ( KIM-KMAP/Ismi, Fer )