Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-06-2009
  • 2115 Kali

Pembuat Rokok Harus Menguasai Betul Tekhnis Pembuatannya

News Room, Sabtu (06/06) Kegiatan Pembinaan dan Pemagangan Industri rokok yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumenep, terhadap 96 perempuan muda di Sumenep, hingga saat ini sudah berlangsung hampir 1 bulan. Para peserta pelatiha tersebut Ditempat pembinaan dan pemagangan di Perusahaan Rokok Batu Daun di Kecamatan Batuan, dan dibagi menjadi dua, kelompok Satu kelompok untuk kategori rokok kretek dan satunya lagi untuk rokok filter yang masing-masing terdiri dari 48 orang. Menurut salah seorang Instruktur Pembina, Ronald Chernenko, selama hampir sebulan ini para peserta cukup aktif mengikuti pembinaan dan pemagangan yang digelar sejak pagi hingga tengah hari. Ronald menilai dari sisi keterampilannya, para peserta rata-rata sudah menguasai pembuatan rokok, hanya saja memang untuk menyandang profesional mereka masih membutuhkan waktu dan pengalaman, serta pendalaman materi secara tekhnik. "Karena itu dalam pembinaan dan pemagangan ini tidak hanya dilatih bagaimana membuat rokok, namun secara tekhnik dan penguasaan terhadap kriteria rokok yang layak dan tidaknya untuk masuk sebagai konsumsi masyarakat, memerlukan ketelitian dan pemahaman yang betul-betul harus dikuasai secara tekhnis,”Ujarnya. Salah seorang peserta pembinaan dan pemagangan rokok, Istiqomah (27) mengaku pembinaan tersebut sangatlah bermafaat. “Sebab, awalnya saya berpikir untuk membuat rokok sangatlah mudah,” teganya. Namun setelah mengikuti pelatihan tersebut istiqomah baru mengerti, bahwa dalam melinting rokok diperlukan tekni dan ketelitian khusus agar layak dikonsumsi,” tegasnya. “Sisa pelatihan ini, akan saya manfaatkan untuk terus menimba ilmu, Sehingga nantinya dapat menguasai semua yang menyangkut rokok, mulai dari pembuatan, ijin pendirian perusahaan, managemen serta perkembangan perusahaan rokok lainnya,” tegasnya. Kerena menurut Istiqomah dirinya memliki cita-cata tidak hanya menjadi pelinting rokok saja namun suatu hari dirinya juga berobsesi membuat perusahaan rokok sendiri. “Pengalaman ini akan menjadi bekal untuk saya mengembangkan potens diri, di bidang bisnis rokok yang akan saya geluti,” tegasnya. (Ren,Gun)