Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 26-01-2011
  • 653 Kali

Pemberian Bantuan Keagamaan Bersifat Pancingan

News Room, Rabu ( 26/01 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep akan tetap berkomitmen memberikan bantuan bidang keagamaan yang bersifat pancingan atau stimulus saja, sehingga dengan pemberian bantuan tersebut, nantinya bisa berkembang melalui manajemen pengelola sarana dan prasana tempat ibadah itu sendiri. Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, SE, M.Si menjelaskan itu saat dikonfirmasi News Room diruang kerjanya, Rabu (26/01). Chainur Rasyid mengatakan, karena bersifat pancingan, pemberian bantuan dana bidang keagamaan itu tentunya harus ditunjang dengan sumber daya manusia (SDM) pengelola sarana dan prasarana yang lebih berkualitas, seperti bantuan untuk perbaikan masjid, musholla dan tempat ibadah lainnya. “Kedepan, pemberian bantuan dana itu tidak harus bertumpu pada masalah perbaikan atau rehabilitasi saja, tapi bagaimana memberdayakan SDM pengelola tempat ibadah itu, yakni pengurus Takmir Masjid, dan Remaja Mesjid melalui pemberian pelatihan-pelatihan yang berpotensi prospektif, seperti pelatihan koperasi, pertanian, perkebunan dan bidang lainnya yang berdampak positif terhadap potensi yang dimiliki pengurus,”kata Chainur Rasyid dengan nada optimis. Menurut Inung, sapaan akrab Chainur Rasyid, dengan diberikannya pembinaan dan pelatihan bagi Takmir Masjid dan Remaja Masjid itu nantinya akan memberikan dampak positif, sebab melalui kegiatan tersebut akan dapat membantu memberikan solusi untuk pengembangan sarana ibadah, dan tidak harus senantiasa meminta bantuan kepada pemerintah. Sebab kata Inung, bantuan itu hanya bersifat stimulus yang nominalnya sangat jauh dari jumlah dana yang dibutuhkan, dan itupun tidak harus mengajukan proposal setiap tahun kepada pemerintah. ( Esha )