Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-06-2013
  • 547 Kali

Pembebasan Lahan Bandara Trunojoyo Ditarget Akhir Juni Tuntas

News Room, Sabtu ( 22/06 ) Pembebasan lahan untuk perpanjangan landasan pacu (runway) pesawat di Bandara Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, ditarget akhir Juni 2013. Saat ini Pemerintah Kabupaten setempat sedang melakukan tahapan-tahapan, seperti pengukuran dan pengurusan surat ijin dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, Ir. H. Heri Koentjoro Pribadi menjelaskan, untuk persoalan perpanjangan surat ijin operasi Bandara Trunojoyo sudah ada jawaban dari Pemerintah Propinsi (Pemprop) Jawa Timur. “Sesuai surat jawaban Pemprop Jatim, bahwa pembangunan Bandar Udara (Bandara) yang merupakan lanjutan, maka Gubernur Jawa Timur memberi kebebasan Pemkab Sumenep menggunakan aturan lama, yaitu pembangunan tetap dilanjutkan hingga tahun 2014 dan panitia pelaksana dipegang oleh Pemkab setempat,”katanya. Menurutnya, agar Bandara milik Pemkab ini bisa menjadi bandara komersial, pihaknya terus menambah fasilitas yang ada. Pada tahun ini, Pemkab berencana melakukan pembebasan lahan seluas 3 hektar, disesuaikan dengan kebutuhan maskapai yang akan beroperasi di Bandara Trunojoyo. “Yang dibutuhkan sekarang hanya penambahan runway 200 meter, dari semula 1.160 ditambah menjadi 1.400 meter. Untuk menambah runway itu dibutuhkan minimal pembebasan lahan seluas 3 hektar,”terangnya. Hingga saat ini, lanjut H. Heri, Tim Sembilan melakukan pengukuran lahan, guna dibuat denah pemetaan lahan, selanjutnya dilakukan sosialisasi kepada semua pemilik lahan. “Saat ini panitia sudah mengukur luar lahan, dan selanjutnya kami sosialisasikan,”ujarnya. Ia menegaskan, proses pembebasan lahan itu ditargetkan selesai akhir bulan Juni 2013. “Target kami akhir Juni 2013 ini pembebasan lahan sudah tuntas, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan, karena anggaran untuk pembangunannya sudah tersedia dari APBN, daerah hanya menyiapkan lahan,”tandasnya. Sebelumnya, maskapai Lion Air siap beroperasi di Bandara Trunojoyo dengan trayek Sumenep-Surabaya. Pesawat yang akan digunakan berkapasitas 70 penumpang dan tarif tiket penumpang diperkirakan Rp. 200.000,00. Namun, karena panjang runway dinilai masih kurang, sehingga perlu penambahan, maka sampai saat ini belum beroperasi. ( Nita, Esha )