News Room, Jumat ( 20/09 ) Pusat Inovasi Program Pertanian (PIPP) yang dilaksanakan sejak bulan Pebruari 2013 lalu, dalam perjalannya cukup mendapat respon masyarakat, khususnya petani di Sumenep. Setidaknya, setiap hari puluhan masyarakat petani datang untuk mendapat pelayanan terkait pertanian. Koordinator Penanggung Jawab Pelayanan PIPP Kabupaten Sumenep, Sunardiono, SP kepada News Room mengakui, sejak di launching oleh Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si tepatnya Kamis (28/02) lalu, setiap harinya tidak sepi, dari 10 hingga 30 orang petani datang ke Kantor PIPP, yang ada di samping depan kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep itu. “Sebenarnya PIPP ini merupakan terjemahan dari kegiatan teknis operasional penyuluhan yang rutin dilaksanakan para penyuluh. Namun, PIPP lebih luas memberikan akses informasi dan teknonologi serta pelayanan prima kepada petani,”ujarnya. Bahkan PIPP tidak hanya di Kabupaten saja, namun hingga ke tingkat Kecamatan yang dilaksanakan UPT Pertanian Kecamatan, hingga di Desa ada pusat informasi yang ada di Desa. Serta di sejumlah Desa terbentuk penyuluh swadaya, yang telah mendapat pembekalan dalam teknis penyuluhan pertanian. Disamping itu, akses informasi pertanian juga dilakukan dengan bekerjsama media cetak dan elektronik, sehingga informasi tentang pertanian bisa diakses hingga ke pelosok Desa termasuk sejumlah kepulauan di Sumenep. “Jadi, kami berupaya memberikan pelayanan informasi apa pun terkait teknologi pertanian. Bahkan, tidak hanya teori saja, namun para penyuluh juga siap melakukan pendampingan dan memberikan bimbingan setiap permasalahn yang dihadapi petani,”tambahnya. ( Ren, Esha )