Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-03-2008
  • 746 Kali

Pelaut Pulau Sapeken Mendunia Minta Perhatian Pemkab Sumenep

News Room, Senin ( 24/03 ) Meskipun wilayah Sumenep terdiri dari kepulauan, dan masyarakat kepulauan terkenal dengan pelaut tangguh, ternyata kurang mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Sumenep. Padahal, salah seorang pelaut asal kepulauan Sapeken, H. Abduh (50) warga Desa Pagerungan Kecil Kecamatan Sapeken, berhasil mengharumkan nama bangsa dan Negara Indonesia, melalui ketangguhannya melayari benua Asia hingga benua Afrika dengan menggunakan kapal layar berukuran 17 X 4 meter. Abduh menceritakan, pelayaran yang dilakukan pada 2003 lalu yang dilepas oleh Mantan Presiden Megawati Soekarno Putri tersebut, memang sangat melelahkan dan membutuhkan keberanian, karena dalam pelayaran tersebut, bukan hanya berhadapan dengan cuaca hujan, tapi juga harus mampu melawan tingginya gelombang dan badai yang hampir mencapai 12 meter. Apalagi, pelayaran itu memakan waktu selama 6 bulan, namun yang mengharukan, kapal yang merupakan rakitan sendiri dan digunakan untuk berlayar mampu melewati perairan Tanjung Harapan kawasan benua Afrika. ”Saya bersyukur ketika sudah melampaui perairan Tanjung Harapan, yang terkenal dengan keganasan ombaknya, ujarnya”. Abduh menerangkan, dengan adanya bukti ketangguhan dalam berlayar, maka dirinya berkeinginan untuk berkeliling dunia, dengan membawa nama Sumenep, sehingga bisa dikenal di tingkat internasional, jika masyarakat Sumenep yang dikenal dengan watak keras, tapi bisa bersaing dengan pelayar dari negara luar. “Dalam waktu dekat, saya akan mengajukan proposal kepada pemerintah Kabupaten Sumenep, ya 100 persen proposal itu akan segera diajukan, tegasnya” Abduh berharap kepada pemerintah Kabupaten Sumenep, agar merespon keinginannya untuk berkeliling dunia. Karena, dirinya ingin membuktikan kepada dunia, bahwa pelayaran keliling dunia yang dilakukan orang Sumenep tidak membutuhkan kapal besar, tapi cukup kapal layar saja. Lebih lanjut, Abduh memaparkan, kapal Borobudur Ship atau kapal Samudra Raksa, yang digunakan sebagai alat transportasi melayari benua Asia hingga Afrika, saat ini di museumkan di Borobudur - Magelang. ( Nita, Esha )