News Room, Jum’at ( 23/10 ) Soal keresahan masyarakat pelanggan PLN, utamanya di 4 Desa di Kecamatan Manding, yakni Desa Manding Laok, Manding Timur, Manding Daya, dan Desa Giring, yang merasa resah terhadap oknum PLN yang semena-mena dalam melakukan Operasi Listrik (OPAL), akhirnya benar-benar diproses melalui jalur hukum, dan saat ini kasusnya masih di proses di Polsek Manding. Salah seorang warga Desa Manding Laok yang minta namanya dirahasiakan mengungkapkan, pihaknya bersama masyarakat pelanggan yang lain merasa resah dengan ulah oknum yang seringkali seenaknya memutus dan memberikan sanksi tanpa tahu kesalahannya dimana. “Selama ini kami justeru merasa heran dengan ulah oknum PLN yang melakukan operasi melebihi seorang petugas kepolisian, yang bisa masuk seenaknya kerumah-rumah pelanggan dan mencabut meteran,â€Âujarnya. Dikonfirmasi sejumlah wartawan, Kapolsek Manding, AKP. Bambang Adi W. tadi siang, Jum’at (23/10) diruang kerjanya mengungkapkan, pihaknya memang menangani pengaduan dari masyarakat sejak bulan Agustus 2009 lalu. Namun, pihaknya masih memanggil pihak-pihak untuk dimintai keterangan. “Kami sudah melakukan pemeriksaan, baik kepada para pelapor dan beberapa petugas dari PT. Andika yang merupakan kepanjangan tangan PLN untuk melakukan Opal kebeberapa pelanggan,â€Âujar Bambang. Menurutnya, pihaknya dalam melakukan penyidikan tentu harus mengetahui sejauhmana letak pelanggaran yang dilakukan oleh oknum PLN tersebut, maupun dari pihak yang merasa dirugikan. Bahkan, pihaknya juga mendatangkan pihak Manager PT. PLN (Persero) UPJ Ambunten, untuk dimintai keterangan. Sementara itu, saat dikonfirmasi di kantornya, Manager PT.PLN (Persero ) UPJ Ambunten, Moh. Alwi, terlihat siap-siap keluar kantor. Dan menolak wartawan yang minta waktu sebentar dengan alasan segera akan menghadap ke Polsek Manding. Bahkan, Alwi sempat mengajak wartawan untuk ikut semobil dengannya ke Polsek Manding. “Maaf, saya akan segera ke Polsek Manding sekarang, jika mau silahkan bersama-sama naik mobil kita. Tapi biar kita saling kenal, silahkan mengisi biodata dulu ke Satpam,â€Âujarnya sambil berlalu ke mobilnya. Namun, ketika wartawan mengisi identitas di buku tamu yang disodorkan Satpam, , Manager PT. PLN (Persero) UPJ Ambunten ini malah berangkat bersama 3 mobil lainnya. ( Ren, Esha )