Sumenep-Kominfo News Room : Masih tingginya virus polio liar yang menjangkiti masyarakat Indonesia, membuat Pemerintah Pusat kembali menggalakkan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN). Penambahan PIN itu dilakukan, karena diwilayah Propinsi Jawa Timur, yakni di Kabupaten Bondowoso, ditemukan adanya warga setempat yang menderita polio liar. Sehingga pemerintah menganjurkan kepada 18 Kabupaten di wilayah jatim, untuk melaksanakan Sub-PIN, yang akan dimulai secara serentak pada 27 Juni 2006. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. E. Shinta Oetomo, melalui Kasie Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit, H. Abdurrahman. H. Abdurrahman menuturkan, Sub-PIN tersebut tidak hanya dilaksanakan di Propinsi Jawa Timur saja, melainkan di Nangroe Aceh Darussalam juga harus melakukan Sub-PIN, mengingat masih ditemukannya warga yang menderita polio liar. H. Abdurahman menerangkan, untuk wilayah Sumenep, pihaknya sudah berusaha seoptimal mungkin dalam mempersiapkan pelaksanaan Sub-PIN tersebut, agar bayi dibawah usia lima tahun (Balita) sudah menerima vaksin polio, melalui tetes imunisasi. Karena itu, pihaknya selama ini sudah bekerjasama dengan seluruh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sumenep, dan Organisasi Keasyarakatan (Ormas), untuk memberikan motivasi kepada masyarakat, supaya mengikut sertakan balitanya dalam Sub-PIN tersebut. H. Abdurrahman menjelaskan, target balita dalam pelaksanaan Sub-PIN ini sebanyak 84.241 balita se Kabupaten Sumenep, yang mencakup seluruh wilayah, baik daratan maupun kepulauan. Ditambahkan, demi kelancaran pelaksanaan Sub-PIN itu, pihaknya menyediakan 1.526 Pos PIN. H. Abdurrahman menandaskan, bila dibandingkan dengan pelaksanaan PIN sebelumnya, penyediaan Pos PIN kali ini meningkat sebanyak 234 Pos. karena, Pos PIN sebelumnya hanya 1.292, yang tersebar diseluruh Puskesmas Sumenep.( Nita, Esha )