Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-01-2005
  • 614 Kali

PEDULI BENCANA PINGGIR PAPAS DAN KARANG ANYAR

Sumenep-Infokom News Room : Terjadinya bencana angin Putting Beliung yang lebih dikenal dengan angin puyuh yang menimpa masyarakat di dua desa, yakni Desa Karang Anyar dan Desa Pinggirpapas, dan telah memporak-porandakan ratusan rumah dan puluhan orang terluka akibat angin yang sangat kencang itu, memang tidak dapat terhindari lagi dan semua telah terjadi atas kehendak Allah SWT. Dan hendaknya bagi masyarakat yang tertimpa musibah dimohon bersabar dan mendekatkan diri kepada Allah yang menjadikan segalanya. Hal tersebut diungkapkan Budayawan Sumenep, HD. Zawawi Imron ketika ditemui News Room usai mengisi Khotbah disebuah Mesjid di Desa Kolar Sumenep, Jum’at (14/01) kemarin. Sebab menurutnya, setiap kejadian itu merupakan ujian dari Allah SWT. “Apapun ujian yang demikian bentuknya, kalau kita sabar dan kita terima dengan sikap rendah hati dan menjadi semakin mendekatkan diri kepada Allah, Insya Allah, Dia akan memberikan kebahagiaaan yang lain pada suatu saat nanti�, ungkap Budayawan yang juga sebagai Ustadz itu. HD. Zawawi Imrom juga menghimbau, bagi masyarakat diluar yang tidak terkena bencana seperti di Desa Pinggirpapas dan Karang Anyar, diharapkan untuk menunjukkan solidaritas dengan memberikan bantuan kepada yang tertimpa musibah itu sebagai bagian dari rasa persaudaraan kita. Dan kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep sendiri, HD. Zawawi Imron merasa tidak usah memberikan himbauan lagi, karena memang sudah tugasnya untuk mensejahterakan rakyatnya. Sementara berbagai kalangan sudah mulai melaksanakan upaya penggalangan Peduli Pinggir Papas dan Karang Anyar seperti yang dilakukan oleh kelompok Peduli Aceh. Ketua Kwarcab Pramuka Sumenep, Drs. H. Hasan Mudhari, MM mengaku juga akan melaksanakan Program pramuka peduli seperti sebelum-sebelumnya. Bahkan menurutnya, itu sudah merupakan program Kwarnas dan Kwarda Jatim, apalagi saat ini Kwarcab Pramuka Sumenep juga masuk dalam keanggotaan Satkorlak PBP Sumenep. “Nanti kami juga perlu koordinasi bersama Satkorlak, meski kita tidak bisa terlalu banyak berharap bantuan berupa materi, namun mungkin bisa membantu dalam bentuk apapun, seperti tenaga yang mungkin dibutuhkan di sana“, ungkap Hasan Mudhari, yang mengaku akan menghimbau masing-masing Ranting, Saka dan Gudep untuk segera melaksanakan upaya membantu saudaranya di Pinggirpapas dan Karang Anyar. ( Ren, Esha )