Sumenep-Infokom News Room : Meskipun biaya operasional Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Sumenep mengalami kenaikan, terkait dengan adanya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) per-1 Oktober 2005 lalu, namun, PDAM tetap berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggannya. Terbukti, saat ini PDAM Sumenep kembali meningkatkan pelayanan kepada pelanggannya dengan memberlakukan pelayanan air selama 24 jam. Direktur PDAM Sumenep, Drs. H. Didik Untung Samsidi, MM ketika ditemui News Room di ruang kerjanya, Jum’at (13/01) mengatakan, peningkatan pelayanan kali ini, dilakukan kepada titik-titik atau daerah yang tidak tergantung dengan beban puncak, seperti halnya di Desa Kebunagung Kecamatan Kota. Didik mengaku, pihaknya memang sengaja meningkatkan pelayanan air, karena ingin mencoba pengaruh dari penambahan optimilisasi pelayanan tersebut. Selain itu DidikUntung Samsidi juga menerangkan, uji coba itu akan dievaluasi jika sudah mencapai 1 bulan. Karena, pihaknya ingin mengetahui dampak dari peningkatan pelayanan itu terhadap biaya operasional. Lebih lanjut Didik menuturkan, dalam waktu dekat ini, dimungkinkan tarif rekening air akan mengalami kenaikan. Namun ia mengaku, kenaikan itu belum bisa dipastikan, karena masih dalam tahap pembahasan. Kenaikan itu dilakukan sesuai dengan Kepmen No.47, yakni untuk menyesuaikan tarif, seiring dengan tingginya biaya operasional, yang merupakan dampak dari kenaikan BBM dan kenaikan inflasi. Didik memaparkan, sesuai dengan kesepakatan PDAM se-Madura, maka tarif rekening air akan dinaikkan sebesar Rp. 200 , yakni dari Rp. 1.050,- menjadi Rp. 1.250,- ( Nita, Im )