Sumenep-Infokom News Room : Keinginan karyawan Apotik Muafarma yang mengharapkan adanya gedung dan permodalan yang maksimal sepertinya direspon positif Pemkab Sumenep, terbukti dalam APBD tahun ini, Perusahaan Daerah yang menanungi Apotik tersebut, memperoleh suntikan dana sebesar Rp. 800 juta. Menurut Ketua Komisi B DPRD Sumenep, Unais Ali Hisyam mengatakan, suntikan dana bantuan sebesar Rp. 800 juta itu sebagai upaya menyelamatkan Perusahaan Daerah (PD) Sumekar, diantaranya diperuntukkan pembangunan Kantor baru PD Sumekar dan penyertaan modalnya, masing- masing untuk biaya renovasi dianggarkan sebesar Rp. 600 juta, dan penyertaan modal sebesar Rp. 200 juta, serta sebesar Rp. 10 juta untuk pembiayaan audit. Namun demikian menurut Unais, sebagai langkah awal perbaikan PD Sumekar itu, maka pihaknya akan melakukan audit untuk mengetahui kekayaan dan aset, bahkan untuk mengetahui hutang piutang yang dimilki PD Sumekar. Diakui pula, terkait keberadaan Apotik Muafarma yang rencananya akan ditempatkan disekitar Rumah Sakit Daerah Dr. H. Moh. Anwar, bahkan kekosongan pimpinan di PD Sumekar menurut Unais, akan diisi secepatnya, hanya saja pihaknya lebih menyetujui pimpinan itu diserahkan kepada kalangan profesioanal. ( Yasik, Esha )