Media Center, Senin ( 27/03 ) Berdasarkan data yang ada di Pemerintah Kabupaten Sumenep, warga lanjut usia (Lansia) di Pulau Giliyang yang berumur 60 tahun ke atas ada 1.285 jiwa. Sedangkan Lansia berusia di atas 100 tahun berjumlah 157 orang. Oleh karena itu, mengingat Visit Sumenep Years 2018 dan pulau Giliyang sebagai ikon wisata Sumenep, perlu binaan kepada para Lansia. Harapannya, agar mereka memiliki keahlian, terutama dalam membuat barang-barang kerajinan.
”Kami menginginkan melalui pembinaan ini, para Lansia di Giliyang diberi kesehatan jasmani dan rohani serta memiliki keahlian dan keterampilan guna menyongsong pengembangan wisata di Pulau Giliyang," kata Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nurfitriana Busyro Karim, beberapa waktu lalu usai kunjungan sekaligus pembinaan lansia ke Pulau Giliyang.
Alasan yang sangat mendasar mengenai pembinaan tersebut, sambungnya, supaya warga di Pulau Giliyang tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi mampu menjadi tuan rumah yang diuntungkan.
Isteri orang nomor satu di Sumenep itu juga menyatakan, pembinaan tersebut tidak hanya sekali saja. Untuk selanjutnya akan dilakukan pendampingan serta pengawasan yang intens hingga para Lansia mandiri dan sukses.
”Sebab jika hanya berhenti di pelatihan, dikhawatirkan hasilnya tidak maksimal,”pungkasnya. ( M Farhan, Esha )