News Room, Selasa ( 11/11 ) Pasca dilaksanakannya eksekusi mati terhadap 3 terpidana mati bom Bali I, yakni Amrozi, Muchlas dan Imam Samudra, Polres Sumenep terus meningkatkan pengawasan di semua titik. Namun, yang menjadi fokus pengamanan saat ini, adalah di wilayah Kepulauan. Dikhawatirkan, daerah kepulauan akan dijadikan sarang teroris, mengingat kepulauan jauh dari pantauan. Kapolres Sumenep, AKBP Umar Effendy, mengatakan, sampai saat ini situasi Sumenep, baik daratan dan kepulauan masih kondusif. “Amrozi kan sudah mempertanggung jawabkan perbuatannya. Jadi, kami terus meningkatkan pengamanan, agar tidak sampai ada orang yang balas dendam atas eksekusi yang sudah dilakukan. Itu yang menjadi prioritas saat ini,â€Âterang Umar kepada wartawan di kantornya, jalan Urip Sumoharjo, Sumenep, Selasa (11/11). Ia mengaku, sampai sekarang belum mendengar adanya issue, bahwa di wilayah kepulauan merupakan sarangnya teroris. “Untuk sementara, pengamanan di kepulauan masih diserahkan sepenuhnya kepada Polsek setempat. Tapi, jika situasi kepulauan sudah dianggap rawan, maka secara otomatis saya akan langsung mengirim pasukan,â€Âtegasnya. Umar menjelaskan, demi menjaga situasi tetap kondusif, pihaknya sudah mengerahkan pasukan untuk selalu menggelar operasi. “Bagi daratan, difokuskan di lokasi yang dianggap rawan. Sedangkan kepulauan, dilakukan di dermaga atau pelabuhan yang biasa dilalui kapal-kapal besar. Di karenakan, lokasi itu bisa dijadikan akses para teroris untuk masuk ke kepulauan Kabupaten Sumenep,â€Âujarnya. ( Nita, Esha )