News Room, Senin ( 27/08 ) Eko Sutrisno, Ketua Tim Nasional Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru tahun 2012, menuturkan bahwa pengamanan distribusi soal sudah optimal. Artinya, jika kelak ada instansi yang menolak mengadakan seleksi, hal itu tidak terkait dengan faktor keamanan distribusi soal. Pria yang juga Kepala Kepegawaian Negara (BKN) itu menuturkan, sampai sekarang kabar penolakan untuk mengadakan seleksi CPNS 2012 masih muncul dari Kota Surabaya. “Apakah ada lagi yang menolak menggelar seleksi, itu bisa diketahui pertengahan pekan depan saat pembagian master soal,”tuturnya kemarin Minggu (26/08). Menurut Eko, untuk mengamankan soal, panitia pusat dan daerah melibatkan unsur dari konsorsium sepuluh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan jajaran kepolisian. Karena itu, dia mengatakan bahwa peluang untuk terjadinya kebocoran cukup kecil. Eko menegaskan, sikap Pemkot Surabaya yang mengembalikan kuota CPNS baru bukan hanya dipicu oleh faktor kemanan distribusi soal. “Mereka sebenarnya tidak butuh CPNS baru. Kalau seperti itu, mengapa dulu meminta alokasi kuota ?”ucapnya. Dia menambahkan, sikap Pemkot Surabaya tersebut tidak akan mengganggu tes secara nasional. Dengan keputusan Pemkot Surabaya yang tidak mau mengadakan seleksi CPNS itu, BKN menemukan kemungkinan lain. Yaitu, memang benar di Kota tersebut ada kursi kosong yang ditinggal PNS pensiun. Tetapi, itu akan ditutup dengan rencana pengangkatan tenaga honorer kategori I (K-1) yang akan dilaksanakan akhir tahun ini. ( JP, Fery )