Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 29-01-2018
  • 609 Kali

Pameran Pendidikan Sebagai Sarana Informasi Bagi Siswa

Media Center, Senin ( 29/01 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep menyambut baik pameran pendidikan tinggi dan pendidikan profesi tahun 2018 yang digagas Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling SMA/SMK/MA Negeri/Swasta Kabupaten.

“Pameran itu memperkaya informasi perguruan tinggi yang ada di tanah air kepada siswa kelas akhir tingkat SMA sederajat di Kabupaten Sumenep, utamanya dalam memutuskan kelanjutan pendidikan sesuai bakat dan minatnya,” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si saat membuka Pameran Pendidikan Tinggi dan Pendidikan Profesi Tahun 2018, di Graha Adipoday Sumenep, Senin (29/01).

Bupati menyatakan, pameran itu juga sebagai sarana informasi tentang legalitas perguruan tinggi di Indonesia, sehingga siswa memilih perguruan tinggi tidak sembarangan. Karena akhir-akhir ini, pemerintah tidak mengakui sejumlah perguruan tinggi tentang legalitasnya.

Diharapkan siswa dan orang tua hendaknya jangan sampai kita memilih perguruan tinggi yang keabsahannya diragukan, agar tidak menimbulkan masalah di lain waktu.

“Untuk itulah, saya berharap pameran itu jangan sampai terlewatkan begitu saja, namun jadikan pagelaran pameran untuk mencari informasi yang valid dan berkonsultasi langsung dengan pihak perguruan tinggi, agar para siswa betul-betul tidak salah pilih,”tegasnya.

Bupati mengungkapkan berdasarkan data siswa lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sumenep yang melanjutkan ke perguruan tinggi hanya mencapai 85 persen, sehingga masih ada anak-anak yang belum menikmati kemajuan pendidikan sekarang ini.

“Saat ini jangan sampai ada anak-anak lulusan SMA sederajat tidak kuliah karena faktor ekonomi, bukan halangan berkuliah. Pemerintah maupun perguruan tinggi telah banyak memberikan beasiswa kepada mereka yang berkomitmen untuk kuliah, apalagi dari kalangan masyarakat kurang mampu,” tuturnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep, Slamet Gustiantoko menambahkan, perguruan tinggi yang mengikuti pameran tahun 2018 ini mencapai 60 stand perguruan tinggi negeri dan swasta.

“Kami berharap siswa yang hadir di pameran ini untuk bertanya sepuas-puasnya di masing-maisng stand perguruan tinggi, agar mendapat informasi yang lengkap, supaya ketika sudah lulus SMA sudah mempunyai pilihan ke perguruan tinggi mana saja demi melanjutkan pendidikannya,” pungkasnya. ( Yasik, Esha )