Media Center, Kamis ( 20/12 ) Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sumenep berharap seluruh jajarannya bisa mengambil hikmah dari peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, agar hidup menjadi lebih baik, termasuk dalam upaya meningkatkan kualitas manusia di Kabupaten setempat.
Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Ny. Hj. Nurfitriana Busyro mengatakan, setidaknya ada empat kepribadian luhur Nabi Muhammad SAW yang perlu menjadi teladan, yakni pribadi lembut dan penuh kasih sayang dalam tutur kata serta tingkah laku.
“Dalam konteks era saat ini, kita harus mempertahankan kelemahlembutan bahkan dalam berdakwah pun harus dengan cara-cara lembut dan damai, bukan mengumbar ujaran kebencian, amarah serta sifat-sifat lainnya yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama.” tegasnya.
Ia menyampaikan, Nabi Muhammad SAW termasuk pribadi yang sederhana dan tidak senang berfoya-foya, namun menyesuaikan dengan kebutuhan, bukan apa yang dikehendaki, sebab mengutamakan membantu kesulitan orang lain khususnya kalangan tidak mampu.
“Ke tiga, Nabi Muhammad SAW adalah pribadi intelek dalam berfikir sehingga diharapkan kita saat beraktivitas sehari-hari dengan interaksi kelembagaan ataupun organisasi dalam kerangka berfikir yang baik agar hasilnya bisa maksimal.” tutur istri Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si.
TP PKK Kabupaten Sumenep mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2018 bertempat di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Sumenep, Kamis (20/12/2018).
Selain itu Ny. Hj. Nurfitriana Busyro menyatakan, Nabi Muhammad SAW adalah pribadi yang pandai menjaga, karenanya kita harus memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, sebab waktu 24 jam itu ada manusia beruntung dan tak sedikit manusia yang rugi.
Untuk itu, pihaknya mengajak jajaran PKK di Kabupaten Sumenep selagi mempunyai kekuatan dan kesempatan berbuat kebaikan, jangan ragu untuk melangkah, mengingat manakala menjalani hari-hari dengan pengabdian, termasuk di PKK merupakan bagian pribadi-pribadi yang beruntung di dunia dan akhirat.
“PKK sesungguhnya adalah ladang untuk menanam kebaikan, sebab berapa banyak kemaslahatan yang disebarkan dari pengabdian di PKK. Karena itu, kita harus tetap ikhlas, sabar dan semangat mengabdi di PKK meskipun ada rintangan dan hambatan.” pungkasnya. ( Yasik, Fer )