Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-01-2008
  • 607 Kali

Nelayan Kepulauan Paliat Alami Paceklik

News Room, Kamis (10/01) Buruknya cuaca yang melanda perairan Kabupaten Sumenep, membuat sebagian besar nelayan, khususnya wilayah kepulauan memasuki musim peceklik, sebab sudah hampir sebulan mereka tidak bisa melaut. Asnawi (49), nelayan asal kepulauan Salarangan, Desa Paliat Kecamatan Sapeken mengatakan, ratuan nelayan di daerahnya banyak yang tidak melaut, sehingga sumber penghidupan mereka terputus. Sedangkan stok makanan yang disimpan diprediksi hanya cukup satu pekan kedepan. Menurut Asnawi, pada umumnya setiap menjelang cuaca buruk, warga nelayan menyimpan stok makanan untuk satu bulan, tapi untuk saat ini cuaca buruk hampir mencapai satu bulan, sehingga kemampuan stok makanan sebagian warga nelayan pulau Salarangan dan sekitarnya tidak lebih dari satu bulan. Sementara stok sembilan bahan pokok (sembako), biasanya di suplay dari Pelabuhan Kalianget, dan Pelabuhan Jangkar Kabupaten Situbondo serta dari Propinsi Bali. Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Masalima, Agus Dianto. Ia mengatakan, saat ini aktifitas nelayan hanya memperbaiki alat tangkap ikan dan perahunya, meski sebagian ada yang beraktifitas di laut, itupun hanya sore hari dalam waktu sebentar dan tidak sampai ke tengah laut, karena ombak dan angin masih besar. Karena hasil tangkapan ikan tidak mencukupi biaya melaut , maka para nelayan lebih banyak istirahat sambil menunggu cuaca baik. Menurut Agus, tidak kurang dari 4.000 nelayan di Desa Masalima Kecamatan Masalembu yang tidak melaut, karena terbatasnya keuangan. Bahkan, mereka sering makan tanpa sayuran. Ironisnya sebagian besar ada yang mulai makan aking atau nasi yang dikeringkan dan diolah kembali menjadi makanan. ( Nita, Soek )