News Room, Selasa ( 09/08 ) Nasib naas dialami Mat Wardi (52) warga Dusun Tanodung, Desa Lombang, Kepulauan Giliraja, Kecamatan Giligenting. Korban diduga tewas akibat tertusuk ujung pancing, dengan luka robek dibagian perut sebelah kiri.
Tidak ada yang mengetahui secara pasti penyebab tewasnya korban. Karena mayat korban ditemukan Selasa (09/08) pagi, dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Kepala Desa Lombang, Juherman, saat dihubungi melalui telepon genggamnya menuturkan, kemungkinan besar meninggalnya korban selaku nelayan setempat, karena pancing besar yang digunakannya lepas dari gagangnya ketika akan mengangkat ikan besar. Sehingga ujung pancingnya mengenai perut bagian bawah sebelah kirinya.
"Korban ini kan pamit memancing ikan di laut sendirian, kemarin (08/08). Tapi, tadi pagi sudah ditemukan meninggal dunia, ketika perahunya terdampar dibibir pantai,"terang Juherman, Selasa (09/08).
Ia menambahkan, mayat korban dikenali dari perahunya yang tersangkut karang dan terdampar di bibir pantai.
"Sebenarnya, keluarga korban sejak Senin malam berusaha mencari tahu keberadaan korban yang memancing ikan tidak kembali hingga larut malam. Sampai akhirnya tersiar kabar penemuan perahu milik korban itu,"paparnya.
Saat ditemukan, korban sudah tewas dengan luka robek diperut bagian kiri sedalam 15 centimeter. “Korban langsung dibawa keluarganya dan dimakamkan,"ungkapnya.
Sementara, Kepala Pos Polisi (Kapospol) Giliraja, Aiptu Urnoto, mengaku belum bisa memberikan keterangan. "Ini masih proses penyelidikan. Tunggu saja hasilnya nanti,"pungkasnya. ( Nita, Esha )