News Room, Senin ( 18/04 ) Pengembalian naskah soal dan lembar jawaban Ujian Nasional dari lembaga pendidikan penyelenggara di wilayah kepulauan ke Surabaya, tidak bersamaan dengan penyelenggara pendidikan di wilayah daratan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Achmad Masuni, SE, MM mengatakan, pengembalian naskah soal dan lembar jawaban Unas dari lembaga pendidikan penyelenggara harus dilakukan setiap hari, setelah pelaksanaan ujian selesai oleh panitia penyelenggara ke Dinas Pendidikan, guna dikirim ke Universitas Airlangga (Unair) Surabaya untuk penindaiannya. Hanya saja, pengembalian naskah soal dan lembar jawaban Unas dari lembaga pendidikan penyelenggara di wilayah daratan dan kepulauan tidak bersamaan. Sebab, untuk pngembalian naskah soal dan lembar jawaban Unas dari kepulauan tidak bisa dilakukan setiap hari, akibat terkendala transportasi laut, yang harus menunggu jadwal keberangkatan kapal dan perahu menuju daratan. ”Ini yang memang menjadi persoalan kami, karena pengembalian naskah soal dan lembara jawaban Unas dari kepulauan harus menunggu jadwal kapal dan perahu. Panitia penyelenggara ujian baru bisa mengirim naskah soal dan lembar jawaban ujian ke Dinas Pendidikan, kalau ada kapal dan perahu menuju daratan,”tegasnya. H. Achmad Masuni menyatakan, selama tidak ada kapal dan perahu yang berangkat dari kepulauan menuju daratan, semua naskah soal dan lembar jawaban Unas SMA sederajat dikepulauan, demi menjaga keamanannya, tetap ditempatkan dimasing-masing Polsek. Namun, untuk lembaga pendidikan penyelenggara di 2 Kecamatan kepulauan, yakni Kecamatan (pulau) Talango, dan Kecamatan (pulau) Giligenting, pengembaliannya dilakukan setiap hari ke Dinas Pendidikan, setelah pelaksanan Unas selesai. ”Kecuali lembaga penyelenggara di 2 kepulauan tersebut memang harus mengembalikan naskah soal dan lembar jawaban ujian setiap hari ke Dinas Pendidikan untuk dikirim ke Surabaya. Karena jaraknya sangat dekat dengan daratan, dan setiap hari ada perahu yang menuju daratan. Sedangkan penyelenggara di keplulaun lain, seperti Masalembu, Sapeken, Arjasa dan Raas masih menuggu jadwal kapal dan perahu menuju daratan,”ungkapnya. Data di Dinas Pendidikan Sumenep, jumlah peserta Unas SMA pada tahun ini sebanyak 3.723 siswa, Unas Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 4.581 siswa, dan Unas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 658 siswa, sementara pelaksanaan Unas Utama SMA sederajat pada 18 hingga 21 April 2011, dan Unas Susulan pada 25 hingga 28 April 2011. ( Yasik, Esha )