Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-11-2011
  • 636 Kali

Nama Bandara Trunojoyo, Diganti Bandara Sultan Abdurrahman

News Room, Rabu ( 23/11 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berencana untuk merubah nama Bandara Trunojoyo menjadi Bandara Sultan Abdurrahman. Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si, Rabu (23/11) mengatakan, pihaknya ingin mengganti nama Bandara Trunojoyo menjadi Bandara Sultan Abdurahman, tidak lain hanya untuk mendekatkan ikatan emosial masyarakat, agar masyarakat terutama generasi muda mengetahui, bahwa pemerintahan di Kabuaten Sumenep dahulunya berupa kesultanan. Selian itu, penggantian nama bandara tersebut, juga berhubungan dengan rencana bentuk dan model pembangunan bangunan di bandara, bangunannya seperti Keraton Raja-raja Sumenep. ”Apabila nama bandara menjadi Sultan Abdurahman untuk bentuk dan model bangunan di bandara, seperti bagian atasnya dan ornamen bangunannya sama seperti bangunan di keraton dan peninggalan Raja-raja Sumenep. Jadi sangat baguslah, kalau di bandara ada bangunan seperti di kerotan, karena di Sumenep masih ada bangunan keratonnya,”tegasnya. Bupati menyatakan, pihaknya sudah meminta Sekretaris Daerah untuk mengurus administrasi perubahan nama bandara tersebut, sehingga pada tahun 2012 nama Bandara Trunojoyo berubah menjadi Bandara Sultan Abdurahman. ”Kami sudah perintahkan Sekretaris Daerah untuk segera menyelesaikan administrasi perubahan nama Bandara Tronojoyo, agar tahun depan sudah terealiasi perubahan nama tersebut.”ungkapnya. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Moh. Saleh, M.Si mengungkapkan, perubahan nama bandara hanya dilakukan dengan Peraturan Bupati yang baru saja, tanpa harus meminta persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep. Setelah menetapkan perubahan Peratuan Bupati, selanjutnya pihaknya memberi tahukan perubahan nama tersebut pada DPRD Sumenep. ”Perubahan nama itu ditetapkan cukup dengan perubahan Peraturan Bupati saja, dan kami hanya melaporkan perubahan nama itu pada DPRD.”imbuhnya. ( Yasik, Esha )