News Room, Jumat (10/12) Empat awak perahu pengangkut imigran gelap yang terdampar di Perairan Daandung, Kecamatan Kangayan, berangkat dari Kecamatan Talango, Pulau Poteran Kabupaten Sumenep. Nahkoda perahu pengangkut imigran gelap, Yasin Pratama di Pelabuhan Kalianget, mengatakan beberapa hari yang lalu, pihakanya diminta ke Surabaya dan setelah dijemput oleh dua warga Kecamatan Talango, setalah tiba di Talango diminta naik perahu. Setelah perjalanan laut hampir 10 jam, bertemu dengan perahu yang isinya imigran gelap, dan pihaknya diminta menahkodai perahu pengangkut imigran gelap itu ke Australia. "Setelah berjalan, perahu pengangkut imigran gelap mengalami kerusakan mesin dan bocor pada Selasa (7/12) malam akhirnya perahu tidak bisa jalan dan kami baru tahu jika posisi perahu di Perairan Daandung, Pulau Kangean, ketika minta tolong sama warga setempat,"tegasnya. Yasin Pratama menyatakan setelah mendpat pertoloangan waraga masyarakat, dirinya bersama puluhan imigran gelap itu, dievakuasi ke Mapolsek Arjasa pulau Kangean. sementara itu proses penyelidikan dan penyidikan terhadap empat awak perahu pengangkut imigran gelap yang terdampar di Perairan Daandung, Pulau Kangean, dilakukan penyidik Polres Sumenep. Sedangkan penyidikan lebih lanjut pada imigran gelap ditangani oleh Direktorat Polisi Perairan Polda Jawa Timur. (Yasik,Y02K)