Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-12-2010
  • 528 Kali

MWC NU Kecamatan Kota Sumenep Peringati 1 Muharram 1432 Hijriyah

News Room, Rabu ( 15/12 ) Peringatan 1 Muharram 1432 Hijriyah bisa menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur pada Allah SWT, atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah selama satu tahun silam, dan memohon bimbingan serta perlindungan di tahun mendatang. Hal itu diungkapkan Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada acara peringatan 1 Muharram 1432 Hijriyah, pengajian umum dan penyerahan santunan bagi masyarakat miskin yang digagas MWC NU Kecamatan Kota Sumenep di GNI, Selasa malam (14/12). ”Karena itu, tidak ada salahnya ummat Islam menyambut Tahun Baru Hijriyah, dengan berbagai kegiatan yang bernilai positif, salah satunya meningkatkan pengetahuan dan pengkajian pengetahuan dan pengkajian ke-Islaman. Karena untuk dapat mengamalkan ajaran Islam dengan benar, kita harus mencarai dan menggali ilmunya,”tegasnya. Bupati menyatakan, melalui kegiatan ini sebagai syiar Islam dan dakwah Islam serta mensosialiasikan makna tahun baru bagi ummat Islam, untuk semakin menyadarkan diri, bahwa harus pandai dan cerdas dalam menggunakan waktu secara benar. Bahkan, tidak kalah pentingnya menjadikan setiap momen Tahun Baru Hijriyah, sebagai sarana dan wahana introspeksi diri, guna memperbaiki diri. ”Setiap memasuki tahun baru untuk merancang dan melaksanakan perikehidupan yang lebih baik, maka setiap pergantian waktu, terbit harapan baru tentang keadaan yang lebih baik,”ungkapnya. Bupati mengungkapkan, momentum 1 Hijriyah merupakan saat yang tepat untuk meneguhkan kembali komitmen berhijrah, untuk meninggalkan segala keburukan menuju kebaikan dari kegelapan menuju cahaya. Komitemen berhijrah harus menjadi ruh dalam mengarungi kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. ”Hijrah merupakan sebuah ibadah, sekaligus perjuangan yang memerlukan keteguhan imam dan sikap istiqomah, dalam menghadapi situasi dan kondisi yang berubah begitu cepat didepan kita,”imbuh Bupati. ( Yasik, Esha )