Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 02-06-2014
  • 700 Kali

Musim Tanam Tembakau, Sumenep Butuh 464 Juta Bibit

News Room, Senin ( 02/06 ) Musim tanam tembakau tahun 2014, petani di Sumenep membutuhkan sekitar 464.046.000 bibit tembakau. Ratusan ribu bibit tembakau itu akan disebar di lahan yang ada di 18 Kecamatan sesuai ploting area penanaman tembakau. Kepala Bidang Perkebunan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Sumenep, Drs. Nasah Bandy, M.Si menjelaskan, kebutuhan bibit tembakau musim tanam tahun ini, diserahkan sepenuhnya kepada para petani, karena Dishutbun setempat belum bisa menyediakan bantuan berupa bibit tembakau, akibat kendala teknis. “Kita tidak bisa memberikan bantuan bibit tembakau kepada petani pada musim tanam tahun ini. Sebenarnya program itu ada, tapi masih menunggu pembahasan APBD Perubahan yang akan dilakukan Juli mendatang. Nah, kendala teknis itulah, kami menyerahkan sepenuhnya kepada petani untuk mencari bibit tembakau tersebut,”tuturnya. Selain itu, lanjut Nasah Bandy, ketika musim tanam tembakau juga dibutuhkan beberapa jenis pupuk, yakni ZA, SP-36 dan ZK. Kebutuhan pupuk disesuakan dengan proyeksi area tanaman tembakau di Sumenep yang mencapai 21.093 hektar. “Kebutuhan pupuk di musim tanam tembakau tahun ini bervariasi, untuk pupuk ZA sebanyak 4.218.600 kilogram, SP-36 sebanyak 3.163.950 kilogram, dan ZK sebanyak 2.109.300 kilogram,”terangnya. Ia menjamin kebutuhan pupuk pada musim tanam tembakau ini bisa terpenuhi secara keseluruhan. “Insya Allah petani tembakau tidak akan kebingungan mencari pupuk. Kita sudah berupaya untuk memebuhi seluruh kebutuhan pupuk untuk tanaman tembakau,”ungkapnya. Berdasarkan fakta di lapangan, saat ini petani di Sumenep sudah mulai menanam tembakau, khususnya di dataran tinggi, seperti lahan tegal dan tegal gunung. “Ada sekitar 10 persen petani yang mulai menanam tembakau, seperti di Kecamatan Pasongsongan, Ambunten, Bluto, dan Guluk-guluk,”pungkasnya. Tahun ini, ploting areal tanaman tembakau di Kabupaten Sumenep seluas 21.093 hektar, dengan target produksi tembakau sebanyak 12.656 ton. Proyeksi areal dan target produksi tembakau tahun ini, naik 10,60 persen, dibandingkan tahun 2013 lalu. ( Nita, Esha )