Media Center, Selasa ( 05/11 ) Akibat musim kemarau belasan desa yang tersebar di sejumlah kecamatan kepulauan di Kabupaten Sumenep, terjadi kekeringan yang berdampak langsung terhadap 3.747 keluarga.
Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi, SH, mengatakan, setiap musim kemarau panjang memang ada sejumlah daerah di Kabupaten Sumenep dilanda bencana kekeringan, yang menyebabkan masyarakat kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
“Bencana kekeringan itu di wilayah kepulauan yakni 12 desa di 5 kecamatan, rinciannya Kecamatan Arjasa di Desa Buddi, Geleman dan Desa Kolo-Kolo, Kecamatan Kangayan di Desa Batuputih dan Desa Cangkraman, Kecamatan Gayam yakni Desa Prambanan, Kecamatan Nonggunong yakni Desa Rosong dan Desa Talaga serta Kecamatan Giligenting di Desa Jate, lombang, banbaru dan Desa Banmaleng,” tegas Wakil Bupati pada pendistribusian air bersih kepada masyarakat kepulauan oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim), di Pendopo Kecamatan Gayam (Pulau Sepudi), Selasa (05/11/2019).
Ia menyatakan, pemerintah daerah untuk membantu masyarakat di kecamatan kepulauan terdampak bencana kekeringan, mengalami kesulitan terutama sarana transportasi untuk mengangkut air bersih ke daerah-daerah kekeringan.
“Kami sangat kesulitan setiap datang bencana kekeringan di daerah kepulauan, karena keterbatasan armada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kabupaten Sumenep dan tidak adanya mobil tanki air di wilayah kepulauan,” jelasnya.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendistribusikan air bersih didampingi Pangkoarmada II Laksmana Muda TNI Heru Kusmanto, S.E, M.M, Danlantamal V Laksmana Muda TNI Tedjo Sukmono, S.H, CHRMP., Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf. Sudaryanto, S.E, dan Wakil Ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar.
Bantuan untuk masyarakat kepulauan terdampak bencana kekeringan berupa 3000 hingga 5000 jerigen air bersih dengan tiap jerigen berisi 25 liter.
Wabup Achmad Fauzi menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur, karena telah memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat kepulauan Kabupaten Sumenep, sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan air bersih.
“Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mendistribusikan air di kepulauan Sumenep,” pungkasnya. ( Yasik, Fer )