Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 13-09-2012
  • 620 Kali

Musim Kemarau, Areal Pertanian Kekeringan

News Room, Kamis ( 13/09 ) Musim kemarau tahun ini sangat berpengaruh pada persediaan air, baik air permukaan maupun air bawah tanah. Kondisi ini menyebabkan pertanian khususnya di Kabupaten Sumenep menjadi kurang baik. Karena, disamping kekurangan air juga cuaca musim kemarau tahun ini luar biasa panas. Sehingga, mengakibatkan tidak ada sesuatu yang bisa dikerjakan para petani, kecuali menunggu hujan datang. apalagi harga tembakau tahun ini turun drastis dibanding dengan tahun lalu dan membuat para petani semakin malas untuk bertani. “Para petani yang biasanya memanfaatkan musim kemarau untuk berdagang, kini hanya bisa pasrah karena tidak ada modal yang bisa mereka pakai.”ujar Suryanto warga Desa Slopeng Kecamatan Dasuk kepada News Room. Sementara itu Kepala Bidang Ketahanan Tanaman Pangan Dinas Pertanian Sumenep, Ir. Achmad Salah, mengungkapkan, sampai saat ini, musim kemarau sedang berlanjut, dan puncaknya terjadi pada bulan September ini. “Kami anjurkan, lahan pertanian yang tidak memiliki Irigasi swadaya, hendaknya menunggu hingga datangnya musim hujan,“ujarnya. Dijelaskan, ketersediaan air di sejumlah daerah di Kabupaten Sumenep sangat terbatas, diyakini tidak akan mampu menopang kebutuhan tanaman akan air. karenanya, petani diharap bersabar. ( Ren, Esha )