News Room, Jum’at (18/03) Munculnya protes dari warga Desa Kombang, Kecamatan Talango, membuat Pemerintah Kabupaten Sumenep, bakal melakukan kajian ulang terhadap pemberian dana Community Development (CD), dari PT Santos. Wakil Bupati Sumenep, Soengkono Siddik, menjelaskan, pihaknya belum mengetahui apakah warga Desa Kombang itu benar-benar tidak masuk dalam pemberian dana CD dari PT. Santos. “Makanya, kami akan lakukan kajian ulang. Bahkan, kami juga akan mengukur ulang, guna mengecek jarak lokasi pengeboran antara Talango dengan Giligenting,”katanya. Sementara, anggota Komisi B DPRD Sumenep, Darul Hasyim mengaku untuk terus mengupayakan perolehan dana CD bagi warga Desa Kombang, Kecamatan Talango. “Kalau memang Desa Kombang, merupakan daerah terdekat dengan pusat pengeboran yang dilakukan PT Santos, sudah pasti harus mendapat dana CD. Karena, daerah terdekat itulah yang nantinya menjadi areal impect kalau terjadi sesuatu atas pengeboran itu,”ujarnya. Menurut Darul, mestinya ada kesamaan antara warga Gili Genting dengan Talango. “Ada banyak yang diberikan PT Santos dalam dana CD tersebut. Kalau putra berprestasi Giligenting disekolahkan, maka putra terbaik Talango khususnya Kombang juga harus disekolahkan,”ungkapnya. Untuk itu, kata Darul, secepatnya Komisi B akan memanggil pihak terkait, guna membahas persoalan areal impec dari pengeboran PT. Santos, apakah benar Desa Kombang lebih dekat dibandingkan Giligenting. ( Nita, Esha )