Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-02-2006
  • 485 Kali

MUI SUMENEP TOLAK MAJALAH PLAYBOY

Sumenep-Infokom News Room : Reaksi penolakan terhadap semakin gencarnya aksi-aksi pornografi dan pornoaksi terus dikumandangkan. Setelah NU dan GP Anshor Sumenep beberapa hari lalu menyampaikan sikap pernyataannya, kini giliran Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Sumenep yang angkat bicara. Ketua MUI Sumenep, Drs. KH. Safraji (31/01) mengatakan, memasuki tahun baru Hijriyah ini pihaknya kembali lantang menolak aksi-aksi pornografi dan pornoaksi. Apalagi, dengan rencana akan diterbitkannya majalah Playboy versi Indonesia. Menurut KH. Safraji, hal tersebut sudah tidak sesuai lagi dengan norma agama dan norma susila. Sehingga dikhawatirkan semakin menggerogoti dan menghancurkan moralitas bangsa. Terutama para generasi muda yang merupakan calon pemimpin masa depan. Lebih lanjut, KH. Safraji mengatakan, bahwa sebenarnya fatwa MUI tentang penolakan terhadap pornografi dan pornoaksi itu sudah ada sejak dulu. Oleh karenanya, baru-baru ini MUI se Madura sudah melakukan audiensi dengan Bupati Sampang dan Pamekasan, yang pada intinya secara tegas menolak bentuk apapun pornografi dan pornoaksi. Dan sebentar lagi juga akan beraudiensi dengan Bupati Sumenep. Sebagai langkah preventif, pihaknya mengaku sudah mensosialisasikan dengan pemasangan spanduk-spanduk di tempat strategis, bahkan hingga ke Kecamatan yang isinya berupa seruan untuk menolak aksi dan tindakan yang mengarah pada pornografi dan pornoaksi. Hal ini ternyata direspon positif oleh masyarakat yang tentu saja sangat disyukuri oleh pihaknya. Bahkan tindakan pemasangan spanduk juga diikuti oleh Pemerintah Kabupaten. ( JP, Esha )