Media Center, Senin ( 24/02 ) Pengembangan kerajinan tangan berbahan jeans dan karung bagi ibu-ibu terus dilakukan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumenep. Buktinya, organisasi itu mengadakan pelatihan handycraft atau melukis tas dari bahan jeans, dengan kombinasi karung kepada puluhan ibu-ibu.
“Dilaksanakannya pelatihan untuk memotivasi kaum perempuan di Sumenep lebih kreatif dan inovatif, memanfaatkan benda yang selama ini kurang bernilai ekonomis diolah menjadi produk kerajinan tangan bernilai komersial,” kata Wakil Ketua GOW Sumenep, Chosnul Chotimah Edy pada pembukaan Pelatihan Handycraft, di Sekretariat PKK Sumenep, Senin (24/02/2020).
Ia menyatakan, tas dari bahan jeans dengan kombinasi karung yang semula tidak bernilai ekonomis namun, ketika sudah tersentuh seni tentu saja nilai komersialnya lebih tinggi.
Untuk itulah, pelatihan ini bukan formalitas semata diharapkan para peserta mengikuti kegiatannya secara serius, agar mampu menyerap ilmu dan keterampilan instruktur, sehingga bisa mengasah keterampilannya, dengan harapan mampu menghasilkan kerajinan tangan yang beragam dan unik.
“Ibu-ibu jangan hanya berhenti setelah pelatihan selesai untuk meningkatkan kreatifitas dan inovasinya menghasilkan produk kerajinan tangan ini. Buatlah produk menarik agar cepat laku di pasaran,” tegas Chosnul Chotimah yang juga istri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si.
Ny. Chosnul Chotimah mengungkapkan, peluang pasar kerajinan apapun sangat terbuka untuk menumbuhkan ekonomi kreatif masyarakat, baik berupa souvenir dan oleh-oleh, seiring program pemerintah daerah di sektor pariwisata.
“Membuat kerajinan tangan melukis tas dari bahan jeans dengan kombinasi karung bermanfaat untuk membantu kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. ( Yasik, Fer )