News Room, Jum’at ( 26/03 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep menilai minimnya penebusan raskin bulan Januari 2009, akibat banyaknya Desa yang belum siap melakukan penebusan jatah raskinnya di Gudang Dolog Baru Kalianget. Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, H. Acmad Sadik, S.Sos menyatakan, penebusan awal bulan memang sangat terasa memberatkan Desa, sebab Desa harus menetapkan DPM (Daftar Penerima Manfaat) I melalui Musyawarah Desa. Selian itu, dengan sistem penebusan cash and care (kontan) juga menjadi beban masing-masing Desa. Namun yang jelas, pihaknya optimis penebusan raskin untuk bulan Pebruari dan selanjutnya tidak akan ada kendala. ’’Kita tekankan masing-masing Desa, pada bulan kedua dan selanjutnya meperlancar penebusan dan pendsitribusiannya, sebab semua data penerima sudah ada dan penebusannya di Dolog dengan sistem MJ (utang), sehingga tidak ada alasan lagi bagi Desa memperlambat penebusan,â€Âtegasnya. H. Achmad Sadik menyatakan, kendala dan keterlambatan penebusan raskin pada bulan Januari 2009 itu tidak hanya terjadi di Kabupaten Sumenep, namun pihaknya memperkirakan hampir terjadi disemua Kabupaten di Pulau Madura ini. Sementara itu, angka rumah tangga sasaran (RTS) penerima program Raskin tahun ini mencapai 147.624 RTS. ( Yasik, Esha )