News Room, Sabtu ( 04/05 ) Pasca ditetapkannya Bambang DH – Said Abdullah dengan sebutan “Bangsa” oleh PDI Perjuangan, sebagai pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2013-2018, seluruh kader partai mulai merapatkan barisan. Bahkan, Sabtu pagi (04/05), MH Said Abdullah melakukan konsolidasi dengan pengurus PDIP Sumenep, sekaligus penggalangan dukungan dari kader partai, baik tingkat Dewan Pengurus Cabang (DPC) hingga Pengurus Anak Cabang (PAC). “Ini adalah keputusan partai. Jadi, saya bersama Bambang DH akan berjuang memenangkan pilgub Jatim. Kami yakin bisa meraup suara sebanyak-banyaknya dengan dukungan semua kader dan masyarakat Jawa Timur, khususnya wilayah Pulau Madura,”tegas Said dihadapan kader PDIP Sumenep, Sabtu (04/05). Menurutnya, rekomendasi partai yang jatuh terhadapnya, merupakan tugas berat. Sebab, itu bagian dari amanah yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya. "Kami juga yakin mampu mengalahkan kompetitor yang telah ada. Kami punya kekuatan instruktur partai, dan militan yang luar biasa yang selama ini kami bisa, tinggal kami memanaskan sistem partai untuk keluar dari kandang untuk menyapa rakyat dalam tempo yang sesingkat-singkatnya,”terangnya. Said menambahkan, deklarasi pasangan Bambang DH-Said Abdullah (Bangsa) direncanakan dilakukan pada tanggal 11 Mei 2013 di Malang, yang dihadiri langsung Ketua Umum PDI Perjuangan Pusat, Megawati Soekano Putri. Setelah itu, saya dan Bambang DH akan membagi tugas untuk turun langsung ke masyarakat,”ujarnya. Keputusan PDI Perjuangan memberangkatkan kader sendiri untuk maju pada pilgub Jatim ini, lanjut Said, adalah keputusan yang benar. “Memang sudah saatnya PDI Perjuangan harus maju dengan kader sendiri. Karena survey sudah membuktikan, kalau kader yang ditunjuk partai, itu punya kekuatan 14,1 persen. Mampulah bersaing dengan kompetitor lainnya,”kata Said Abdullah. ( Nita, Esha )