Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-12-2010
  • 879 Kali

Menggunakan Tabung Gas Elpiji, Tak Perlu Takut Lagi

News Room, Senin ( 20/12 ) Menindak lanjuti pelaksanaan konversi minya ke gas elpiji yang sudah dilakssanakan beberapa waktu lalu di Kabupaten Sumenep, Pertamina bersama perusahaan MVP Production yang bergerak dibidang peralatan kompor gas dan semacamnya, melaksanakan sosialisasi di 4 Kabupaten di Madura. Di Kabupaten Sumenep dilaksanakan di Kecamatan Kota Sumenep yang ditempatkan di Pendopo Kantor Camat setempat, Senin (20/12), diikuti para ibu-ibu PKK Kelurahan/Desa se Kecamatan Kota Sumenep yang biasa memasak di dapur. Camat Kota, Drs. RB. Moh. Ramli, M.Si mengungkapkan, masih banyaknya masyarakat yang belum mengetahui cara penggunaan kompor gas elpiji, sangat penting untuk dilakukan sosialisasi penggunaannya. “Kami harapkan ibu-ibu mengikuti dengan sedetail mungkin, melihat penjelasan dari tim Pertamina, sehingga tidak takut lagi menggunakan kompor gas elpiji.”ujarnya. Sebab, mayoritas masyarakat Kota Sumenep, khususnya yang tidak mampu bisa memanfaatkan kompor gas elpiji yang sudah diberi cuma-cuma melalui program konversi. Setidaknya, mereka tidak lagi takut, dan jelas lebih mengirit biaya hidup, karena minyak tanah sudah tidak lagi di subsidi oleh pemerintah. Salah seorang petugas dari Pertamina, Deca mempraktekkan bagaimana menggunakan tabung elpiji dengan baik dan aman. Yakni, sebelum tabung gas dipergunakan, sebaiknya tabung direndam dulu ke air, sehingga bisa diketahui jika terjadi kebocoran. “Kemudian tutup plastik gas dibuka, dan regulator diperiksa dengan kondisi tidak bocor atau rusak, sehingga tidak perlu takut lagi akan meledak,”ujarnya. Sementara pelaksana sosialisasi dari MVP Production, Febri Wicaksono mengakui, respon masyarakat untuk mengetahui secara detail terhadap cara penggunaan gas elpiji sangat tinggi. Terbukti, dari target sekitar 350 orang yang mengikuti sosialisasi, 80 persen lebih hadir dari 16 Desa dan Kelurahan di Kecamatan Kota. “Syukurlah, dari 4 Kabupaten di Madura, di Sumenep responnya cukup tinggi, dan diharapkan nantinya menggunakan gas elpiji dengan baik dan benar, serta terhindar dari ledakan gas yang sering menakutkan itu,”pungkasnya. ( Ren, JuP-01, Esha )