News Room, Jumat ( 26/06 ) Puasa dapat memberikan pengetahuan dan nilai-nilai serta makna hidup bagi manusia. Tergantung bagaimana manusia itu membangun essensi bagi dirinya.
Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan Masjid Al-Kautsar Desa Pamolokan, Drs. KH. Rauf, M.Si pada acara Sholat Tarawih, Kamis malam (25/06).
Ia mengatakan, dengan membangun bentuk-bentuk komunikasi secara personal kepada Tuhan, seorang manusia akan mencapai suatu titik kulminasi, yakni apa yang disebut dengan peleburan mainstream samawi, yakni berupa tatanan yang dibangun oleh Tuhan sendiri, yakni puasa.
Selanjutnya essensi ini akan melahirkan sebuah generasi yang gemar menahan diri dari segenap prilaku Qurani sebagaimana dimaksudkan oleh ayat, “Makan dan minumlah kamu, dan janganlah kamu berlebih-lebihan (Al-A raf ayat 31).
Selain itu Rasulullah SAW juga menjelaskan dalam sebuah haditsnya yang berbunyi “Perut itu gudangnya penyakit. Oleh sebab itu nilai luhur dari puasa dapat menjembatani dari kesucian lahir dan bathin”. ( JuP-01, Fer )